Home » News » Truk Rombongan Pesilat Mengalami Kecelakaan di Madiun

Truk Rombongan Pesilat Mengalami Kecelakaan di Madiun



Madiun – Terjadi kecelakaan tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal di Madiun. Rombongan pesilat yang menumpangi truk masuk ke jurang sedalam 50 meter di Desa Suluk, Kecamatan Dolopo.

Truk Rombongan Pesilat Mengalami Kecelakaan di  Madiun

Ilustrasi

“Iya betul kecelakaan tunggal. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” kata Kasat Lantas Polres Madiun AKP Iman Mustolih, Minggu (29/4/2018).

Baca juga : Satu Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Jalur TransJ Arah Kalideres

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk dengan AE 8178 BC ketika kecelakaan terjadi memuat sekitar 40 orang pesilat PSHT Dolopo dari Ngebel Ponorogo menuju Madiun.

Imam mengatakan kecelakaan tunggal terjadi di wilayah perbatasan Madiun-Ponorogo ke arah telaga Ngebel. Saat melewati jalan menurun, diduga rem truk blong dan truk langsung terperosok kedalam jurang sedalam 50 meter.

“Diduga rem blong tapi kita masih penyelidikan dengan memeriksa sopir truk tersebut, saat itu dari keterangan sopir persneleng masuk gigi dua dan rem di injak terus sehingga panas tidak berfungsi,” tuturnya.

Sementara itu korban meninggal dunia dari kecelakaan anggota pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate yakni Aris (34) warga Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. “Korban meninggal karena pendarahan pada kepala,” jelas Dokter Jaga RSUD Dolopo Madiun dr Januar Angga kepada detikcom.

Korban meninggal kata Januar sempat dirawat di RSUD Dolopo dan membutuhkan perawatan yang memadai sehingga di rujuk ke RSUD rs Soedono Madiun.

Pengemudi truk Susiato (35) beralamat Desa Kwangsen, Kecamatan Jiwan RT 12 RW 4, Madiun masih menjalani pemeriksaan oleh tim Unit Laka Polres Madiun hingga malam ini.

(Png – sisidunia.com)