Home » News » Ibunda Pria Difabel Menangis Usai Tonton Video Anaknya

Ibunda Pria Difabel Menangis Usai Tonton Video Anaknya



Kupang – Dua remaja putri diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pria difabel berinisial L di parkiran sebuah rumah makan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu memicu reaksi keras orangtua korban.

Ibunda Pria Difabel Menangis Usai Tonton Video Anaknya

Ilustrasi

KD, ibunda L menangis usai menonton video tak senonoh tersebut. Dia merasa sakit hati lantaran anaknya yang berkebutuhan khusus diperlakukan tidak layak.

Baca juga : Seorang Ojol di Depok Menyebar Berita Bohong

KD bercerita, L merupakan anak baik, penurut dan rajin.

Sejak mengetahui video dan foto dirinya dilecehkan beredar di grup Facebook, L tidak bekerja lagi. Bahkan, L berniat pergi dari rumah.

“Dia (L) kalau pulang kerja mandi, makan, dan langsung langsung tidur. Setelah video beredar, diam-diam dia isi pakaiannya di kantong plastik dan mau pergi. Beruntung, ada saudaranya yang melarangnya,” ucap KD, Jumat (27/4/2018).

Menurutnya, walau berkebutuhan khusus, L tidak pernah meminta-minta kepada orang lain. Malah L meminta izin kepadanya untuk bekerja sebagai penjaga parkiran di rumah makan ayam geprek Kupang demi membantu ekonomi keluarga.

“Dia minta izin dari beta untuk kerja jaga parkir. Awalnya, saya tidak mau karena saya takut. Tetapi, setelah tahu dia kerja bersama sepupu, akhirnya saya izinkan,” katanya.

Dia menjelaskan, setiap pagi anaknya itu selalu diberi sarapan berupa teh hangat dan roti. Usai sarapan, L lalu berangkat mengais rezeki. Hasil jaga parkir berapa pun yang diterima, selalu dibawa ke rumah dalam keadaan utuh.

“Meski kondisinya begitu, L rajin bekerja, uang hasil jaga parkiran setiap hari diserahkan ke saya untuk membeli kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Ditanya mengenai kondisi L, KD mengungkapkan sejak lahir anak bungsu dari sembilan bersaudara ini beratnya tidak sampai satu kilogram. Walau demikian, ia selalu merawatnya dengan tulus hingga kini L berumur 23 tahun.

“Makanya, kalau siapa saja yang buat dia seperti itu, sebagai ibu saya sangat sakit hati,” ujar KD.

(Png – sisidunia.com)