Home » News » Komplotan Perampok Berhasil Gondol Uang Rp 18 Juta Dari Toko Pertanian

Komplotan Perampok Berhasil Gondol Uang Rp 18 Juta Dari Toko Pertanian



Situbondo – Sebuah toko pertanian di Situbondo dijarah sekawanan perampok di siang bolong. Pelaku berhasil menggasak uang tunai Rp 18 juta.

Komplotan Pelampok Berhasil Gondol Uang Rp 18 Juta Dari Toko Pertanian

Gambar Ilustrasi

Kejadian berlangsung di toko pertanian ‘Pusaka Tani’ milik Pak Rodi di Desa Gunungmalang, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Kamis (26/4/2018) siang.

Baca juga : Jari Tangan Putus, Pemuda Ini Ditolak Jadi Polisi

Pelaku sempat berpura-pura hendak membeli obat pertanian sebelum akhirnya menodongkan pisau ke leher Suliyatin (45), yang saat itu menjaga toko.

Sambil terus mengancam, pelaku terus memaksa istri Pak Rodi itu untuk menunjukkan tempat penyimpanan uangnya. Merasa nyawanya terancam, Suliyatin pun menuruti permintaan pelaku dan berjalan menuju kamarnya.

Di kamar itu, Suliyatin menunjukkan dimana ia menyimpan uangnya. Sedikitnya uang Rp 18 juta digasak kawanan pelaku, sebelum akhirnya kabur.

“Kejadiannya tadi sekitar pukul 09.50 WIB. Pelaku datang pura-pura mau beli obat pertanian. Sekarang kasus perampokan ini masih terus diselidiki,” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo kepada detikcom, Kamis (26/4/2018).

Saat aksi perampokan terjadi, keadaan toko memang sedang sepi. Hanya ada Suliyatin yang menjaga toko sementara suaminya pergi bekerja. Kesempatan ini dimanfaatkan dua pelaku yang datang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega warna jingga untuk melancarkan aksinya.

Meski pelaku yang masuk ke dalam toko hanya 2 orang, namun diduga masih ada pelaku lain yang mengawasi keadaan di luar area toko. Kebetulan tak jauh dari toko ada stand amal, namun tak ada yang menyadari jika ada kejahatan sedang terjadi di toko milik Suliyatin.

Di saat bersamaan, ada sebuah mobil berjenis Avanza atau Xenia yang mendadak berhenti dan parkir tak jauh dari toko. Mobil ini juga tancap gas saat kedua pelaku kabur usai menjalankan aksinya.

“Ciri-ciri dua pelaku itu sudah dikantongi. Sebagian anggota sampai saat ini masih melakukan pengejaran. Mudah-mudahan bisa segera terungkap,” papar Nanang.

(Png – sisidunia.com)