Home » News » Seorang Guru Spiritual di India Divonis Hukuman Seumur Hidup

Seorang Guru Spiritual di India Divonis Hukuman Seumur Hidup



New Delhi – Seorang guru spiritual di India divonis penjara seumur hidup atas pemerkosaan terhadap seorang remaja putri berumur 16 tahun. Tindakan bejat itu dilakukan dengan dalih mengusir roh jahat yang merasuki tubuh korban.

Seorang Guru Spiritual di India Divonis Hukuman Seumur Hidup

Asaram Bapu

Dilansir dari AFP, Rabu (25/4/2018), Asaram Bapu (77) dinyatakan bersalah atas dakwaan pemerkosaan dalam sidang yang digelar di sebuah penjara di Jodhpur, Rajashan pada Rabu (25/4/2018) waktu setempat. Ratusan polisi mengawal jalannya persidangan yang berlangsung tertutup.

Baca juga : Begal Sadis Ditembak Mati Polisi di Palembang

Bapu diketahui memiliki banyak pengikut dan memimpin ratusan asrama di India dan luar negeri. Pria berjenggot putih ini dikenal selalu mendorong pengikutnya untuk menjalani kehidupan yang alim dan bebas dari gairah seksual.

Tindak pemerkosaan oleh Bapu diketahui di salah satu asrama di kota Jodhpur tahun 2013 lalu. Korban yang kini berusia 21 tahun, menuding Bapu telah menyerangnya secara seksual dengan dalih mengusir roh jahat.

Sejak ditahan tahun 2013, Bapu selalu menyangkal tudingan pemerkosaan. Dia malah menyebut kasus yang menjeratnya ini sebagai konspirasi politik dan menolak bekerja sama dengan penyelidikan kepolisian.

Diungkapkan oleh pengacara korban, Ustav Bains, Bapu dinyatakan bersalah atas dakwaan pemerkosaan dan pelanggaran undang-undang perlindungan anak. Bains menerima kabar soal vonis bersalah dan hukuman penjara seumur hidup untuk Bapu dari koleganya yang menghadiri sidang.

“Tidak ada ruang bagi pengadilan untuk membebaskan terdakwa. Korban bersikeras pada tuduhannya di tengah semua intimidasi. Ini kemenangan hebat dan semuanya berkat ketahanannya (korban),” sebut Bains.

Dua dari empat terdakwa lainnya dalam kasus yang sama, juga dinyatakan bersalah. Sisanya dibebaskan dari dakwaan.

Kasus ini sempat memicu kemarahan publik karena ada keengganan dari otoritas setempat untuk membawa Bapu ke pengadilan. Sosok Bapu memiliki karisma besar yang mampu menarik perhatian banyak orang dalam setiap ceramahnya. Meskipun citranya mulai luntur saat terjerat kasus, namun Bapu masih memiliki pengaruh besar bagi para pengikut setianya, yang sempat dikhawatirkan akan memicu kerusuhan jika dia dinyatakan bersalah.

Para pengikut Bapu dituduh menyerang dan menekan orang-orang yang menuding guru mereka. Dua ajudan dekat Bapu yang memberi keterangan yang memberatkan dirinya, tewas dibunuh tahun 2014 dan 2015 lalu. Selain kasus ini, Bapu juga dijerat tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan dua muridnya.

(Png – sisidunia.com)