Home » Gaya Hidup » Kebiasaan Ini Akan Membuat Perut Anda Buncit

Kebiasaan Ini Akan Membuat Perut Anda Buncit



Jakarta – Banyak orang pasti ingin perutnya langsing. Namun, pola makan yang salah serta asupan gizi yang kurang sehat, menghasilkan perut langsing yang diinginkan sulit diraih.

Kebiasaan Ini Akan Membuat Perut Anda Buncit

Ilustrasi

Sayangnya, jika pola makann yang salah dan tak sehat terus dilanjutkan perut akan semakin buncit. Munculnya perut buncit tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga tak baik untuk kesehatan.

Baca juga : Inilah Beberapa Manfaat Lemon Bagi Kulit Wajah

Kira-kira pola makan dan kebiasaan remeh apa saja ya yang menyebabkan perut buncit? Berikut ulasannya dari berbagai sumber.

1. Makan malam

Kebiasaan makan di malam hari pasti dilakukan banyak orang. Tapi ternyata makan malam bisa bikin perut buncit. Karena saat tidur, timbunan lemak tidak akan terbakar secara efisien.

Untuk mencegah penimbunan lemak, sebaiknya tidak makan malam tidak di atas jam 7. Ada baiknya cukup minum air putih atau buah-buahan ketika rasa lapar mendera.

2. Kurang tidur

Ketika Anda kurang tidur, maka tingkat hormon stres akan meningkat dan menyebabkan mengonsumsi makanan tinggi gula. Dengan begitu, tentu akan lebih sulit untuk menyingkirkan lemak perut.

Sehingga tanpa disadari kebiasaan kurang tidur ini akan bikin perut menjadi buncit. Seperti diketahui, idealnya waktu tidur orang dewasa 7-9 jam setiap malam.

3. Makan saat marah

Makan ketika marah atau emosi menyebabkan timbunan lemak di perut bertambah banyak. Akibatnya, perut Anda menjadi buncit.

Saat marah sebaiknya minum segelas air putih dan berbicara dengan seorang teman atau berjalan santai untuk menenangkan diri.

4. Makan dengan cepat

Makan dengan cepat atau terburu-buru bisa bikin perut buncit. Karena saat makan dengan cepat, proses pencernaan tak berjalan sempurna yang akibatnya bisa terjadi pada perut yang membuncit dan tak nyaman akibat kembung.

5. Merokok

Ternyata kebiasaan merokok dapat membuat perut buncit. Para ilmuwan dari University of Glasgow, Inggris menemukan bahwa merokok berhubungan dengan berat secara keseluruhan. Akan tetapi lebih cenderung mendorong lemak menuju daerah perut.

(Png – sisidunia.com)