Home » Hiburan » Klarifikasi Kevin Hilers Soal Video Mesra Dengan Lucinta Luna

Klarifikasi Kevin Hilers Soal Video Mesra Dengan Lucinta Luna



Jakarta – Belum lama ini, sebuah video yang memperlihatkan pedangdut kontroversial Lucinta Luna tengah beradegan mesra dengan seorang pria yang mirip dengan aktor Kevin Hilers menggemparkan netizen. Melalui akun Instagramnya, Kevin Hilers pun membuat beberapa rangkaian video klarifikasi.

Klarifikasi Kevin Hilers Soal Video Mesra Dengan Lucinta Luna

Kevin Hilers dan Lucinta Luna

Di awal video yang diunggah Kevin, ia memperingatkan kepada siapapun yang telah mengunggah video itu. Ia mengatakan jika pembuat konten video porno akan mendapatkan hukuman dan hal itu sudah tertera dalam undang-undang. Dalam pernyataan tersebut, ia tidak mengungkit siapa yang menyebarkan, namun kepada yang membuat video tersebut.

Baca juga : Kylie Jenner Tinggalkan Putrinya Demi Berpesta di Coachella

“Video dilihat dari awal sampai akhir, ketika ditaruh kamera tersembunyi akan kelihatan. Lalu ketika di akhir video pasti kelihatan siapa yang mengambil kamera tersebut untuk menghentikan video itu. Jadi itu jelas, siapa yang merekam video tersebut,” ujar Kevin dalam video di instagramnya, Selasa (17/4/2018).

Menurut Kevin, dirinya merupakan korban dari pembuatan dan penyebaran video tersebut. Hal itu karena aktor berusia 27 tahun itu tidak tahu jika adegan mesranya tersebut direkam. Ia juga tak ingin membeberkan siapa yang merekam video tersebut, tapi menurutnya sudah ada beberapa bukti yang merujuk pada pelaku perekaman itu.

Penyebaran video tersebut berawal dari hadirnya sebuah akun instagram yang mengaku sebagai Kevin Hilers. Akun tersebut mengirimi screenshot dari video yang memperlihatkan Kevin dengan Lucinta sedang bermesraan kepada akun instagram teman-teman Kevin yang asli. Sebagian besar pengguna instagam yang dikirimi video tersebut merupakan teman perempuan Kevin yang meliputi kawan syuting, rekan artis dan teman DJ.

Rupanya, Kevin menemukan titik terang yang merujuk pada si perekam video tersebut. Ia pun mulai memainkan logikanya.

“Logikanya, kalau video tersebut tersebar secara tidak sengaja di luar sana mungkin orang tersebut menjual telepon genggam terus di sebar di luar sana. Logikanya, orang yang menyebar video tersebut harusnya di unggah bukan mengirim pesan langsung. Akun tersebut mengirim Direct Message (DM) ke semua teman-teman perempuan saya. Otomatis orang tersebut terkoneksi. Orang tersebut tidak suka. Jadi sudah jelas siapa yang menggunakan akun tersebut atas nama saya dan mengirim semua pesan-pesan itu,” ujar Kevin.

Kevin juga menyatakan bahwa dirinya tidak perduli kepada seseorang yang berniat menjatuhkan namanya itu. Ia pun membiarkan jika orang tersebut ingin mendompleng namanya untuk menaikkan popularitas sang pelaku pembuat video tersebut.

(Png – sisidunia.com)