Home » Hiburan » Kerampokan, Uang Tunai Rp 11 Miliar di Rumah Usher Raib

Kerampokan, Uang Tunai Rp 11 Miliar di Rumah Usher Raib



Jakarta – Bulan lalu, musisi asal Dallas, Amerika Serikat, Usher tersebut didatangi oleh pencuri. Dari sejumlah laporan, pencuri tersebut berhasil menggondol uang tunai sebesar USD 820 ribu (sekitar Rp 11 miliar) serta perhiasan.

Kerampokan, Uang Tunai Rp 11 Miliar di Rumah Usher Raib

Usher

Dilansir Aceshowbiz pada Rabu (18/4/2018), istri Usher yakni Grace Miguel telah melaporkan kasus ini ke Departemen Kepolisian Los Angeles pada 29 Maret lalu. Tepat setelah ia mendapat laporan mengenai pelanggaran keamanan oleh pengurus rumahnya.

Baca juga : Artis Cantik Korea Ini Lakukan Hal Aneh Saat Sedang Mabuk

Menurut pengurus rumah tersebut, ia menemukan jejak di lantai dua, cetakan tangan di atas bantal dan tirai jendela lantai bawah yang terbuka ketika tiba di rumah itu pada pagi hari. Ia pun segera memeriksa rekaman CCTV, namun rekaman tersebut hilang dan kabelnya telah dipotong.

Pada saat itu, pengurus rumah tersebut langsung memberi tahu Grace tentang insiden tersebut. Ketika Grace tiba di rumah, ia menemukan bahwa beberapa perhiasan telah raib. Setelah menelepon Usher untuk memberi tahu tentang perampokan ini, Grace juga menemukan bahwa uang tunai sebesar USD 20 ribu (sekitar Rp 275 juta) telah diambil dari sebuah kotak di meja.

Grace menduga bahwa para pencuri tersebut telah mencuri perhiasan pada awal minggu, sebelum akhirnya mereka kembali untuk mendapatkan rekaman kamera CCTV. Grace juga yakin bahwa perampok tersebut telah mengincar rumah mereka sejak lama selama acara open house berlangsung.

Ternyata, pengurus rumah juga telah memperhatikan bahwa salah satu cincin Usher menghilang, namun ia mengira cincin itu tengah dipakai oleh penyanyi tersebut. Beberapa hari kemudian, ia juga mengklaim bahwa ada lebih banyak perhiasan yang hilang.

Dari barang-barang yang paling mahal dicuri adalah jam tangan seharga USD 220 ribu (sekitar Rp 3 miliar), serta kalung salib yang terbuat dari emas senilai USD 200 ribu (sekitar Rp 2,75 miliar). Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.

(Png – sisidunia.com)