Home » News » Wanita Ini Mengalami Hal Mengerikan Usai Menjadi Bridesmaids Dua Hari

Wanita Ini Mengalami Hal Mengerikan Usai Menjadi Bridesmaids Dua Hari



Wenzhou – Biasanya bridesmaids atau pengiring pengantin terdiri dari sahabat atau keluarga pengantin. Bridesmaids tak hanya memakai gaun seragam khusus saja, namun juga memiliki peran dan tugas besar demi kelancaran acara pernikahan. Di China, bridesmaids memainkan peran kunci di seluruh proses, dari menyambut tamu di tempat pernikahan dan berpose untuk foto, serta menjaga minum dan makan pengantin wanta.

Wanita Ini Mengalami Hal Mengerikan Usai Menjadi Bridesmaids Dua Hari

Win Wenqing

Seorang perempuan yang bernama Min Wenqing ditunjuk menjadi bridesmaid oleh dua sahabat dan keluarganya yang akan menikah dalam waktu berdekatan. Namun, nasib malang terjadi pada wanita asal Wenzhou, Sichuan ini karena kakinya harus diamputasi setelah ia menderita infeksi setelah jadi pengiring pengantin selama dua hari berturut-turut.

Baca juga : Selamatkan Sang Pemilik Dari Ancaman Ular, Seekor Anjing Tewas

Dikutip dari Worldofbuzz, Min adalah pengiring pengantin untuk dua pernikahan berturut-turut, tetapi jatuh sakit pada hari kedua. Ia pun memutuskan untuk beristirahat sejenak, karena berpikir ia hanya lelah dari semua perayaan.

Keesokan harinya, keluarga Min menyadari bahwa ada sesuatu yang tak beres dari tubuh Min. Wanita berusia 24 tahun ini mengalami shock yang ekstrem dan kejang-kejang selama lebih dari 10 menit.

Usai mengunjungi salah satu dokter lokal, Min diberi resep obat untuk pilek dan flu. Namun, kondisinya memburuk keesokan harinya, bahkan ketika ia sudah meminum obatnya.

Hingga akhirnya Min mulai muntah dan keluarganya membawa dirinya ke rumah sakit. Para dokter mendiagnosis Min dengan sembilan kondisi medis seperti miokarditis fulminan, sepsis, infeksi usus, dan disfungsi organ multipel.

Selain itu, dokter juga menemukan infeksi serius pada kaki kanan Min. Infeksi tersebut akibat luka yang disebabkan karena terlalu lama berdiri menggunakan sepatu hak tinggi. Bakteri menyebabkan infeksi masuk melalui nekrosis iskemik di tungkai bawah kananya.

Sayangnya, satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidup Min adalah dengan mengamputasi betis kananya. Operasi amputasi Min pun berhasil, tetapi ia belum pulih dari shock dan masih dalam tahap pemulihan.

(Png – sisidunia.com)