Home » News » 70 Pengungsi Rohingya Akan Datangi Malaysia

70 Pengungsi Rohingya Akan Datangi Malaysia



Kuala Lumpur – Dilaporkan sebuah perahu yang mengangkut 70 orang etnis Rohingya tengah berlayar menuju Malaysia dari Myanmar pada 12 April. Hal tersebut diungkapkan oleh dua orang sumber terpercaya dan kelompok pembela hak asasi manusia (HAM), Fortify Rights.

70 Pengungsi Rohingya Akan Datangi Malaysia

Pengungsi Rohingya

“Kapal itu seharusnya tiba di Malaysia pada pekan depan, dengan asumsi mereka tidak mengalami masalah atau bersandar di Thailand,” ujar pendiri Fortify Rights, Matthew Smith, dikutip dari Reuters, Minggu (15/4/2018).

Baca juga : Cerita Polisi Asal Jepang Ungkap Pembunuhan 13 Tahun Lalu

“Ini adalah perjalanan yang sangat berbahaya. Para pengungsi itu menghadapi terbatasnya persediaan makanan, air bersih, dan ruang pribadi, serta risiko kapal terbalik,” imbuh Smith.

Perahu tersebut diketahui mulai berlayar meninggalkan Sittwe, Ibu Kota Rakhine State, pada Kamis dini hari. Otoritas terkait sempat menghentikan perahu tersebut, tetapi tidak bisa mencegah puluhan orang itu untuk berlayar menuju Malaysia.

Dua orang sumber dari otoritas di Myanmar yang namanya dirahasiakan mengonfirmasi keberangkatan para etnis Rohingya tersebut. Kondisi perairan atau tindakan tegas dari otoritas suatu negara dapat membawa perahu tersebut menuju Thailand atau bahkan ke perairan Indonesia.

Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) mencegat sebuah kapal yang mengangkut 56 orang pengungsi etnis Rohingya di dekat Pulau Langkawi pada 3 April. Perahu itu sebelumnya berhenti sebuah pulau di selatan Thailand pada Sabtu 31 Maret saat terjadi badai.

“Secara umum 56 orang penumpang, sebagian besar anak-anak dan perempuan, dalam keadaan aman tetapi kelelahan serta kelaparan. Kami sudah memberikan air minum, makanan, dan bantuan kemanusiaan lainnya,” tukas Ahmad Kamarulzaman, mengutip dari Reuters, Selasa (3/4/2018).

Direktur Jenderal MMEA, Zulkifli Abu Bakar mengatakan, para pengungsi Rohingya tersebut dipersilakan untuk memasuki Malaysia dengan alasan kemanusiaan. Namun, mereka akan terlebih dahulu diserahkan kepada Departemen Imigrasi Malaysia.

Sekedar diketahui, Malaysia saat ini sudah menampung lebih dari 100 ribu pengungsi etnis Rohingya dari Myanmar. Kendati demikian, Negeri Jiran hingga saat ini belum menandatangani Konvensi Pengungsi PBB dan menganggap pengungsi sebagai imigran ilegal.

Menurut data PBB dan kelompok kemanusiaan lainnya, sekira 700 ribu orang etnis Rohingya melarikan diri dari Rakhine State usai terjadinya gelombang kekerasan oleh militer Myanmar. Operasi tersebut dilakukan usai terjadinya serangan kepada pos-pos perbatasan di Myanmar pada Agustus 2017.

(Png – sisidunia.com)