Home » Sport » Jadi Partner Alex Rins, Suzuki Boyong Lorenzo Pada MotoGP 2019

Jadi Partner Alex Rins, Suzuki Boyong Lorenzo Pada MotoGP 2019



Jakarta – Suzuki dikabarkan akan memboyong Jorge Lorenzo untuk menjadi partner Alex Rins pada MotoGP 2019. Pabrikan asal Hamamatsu tersebut kabarnya sudah habis kesabaran terhadap Andrea Iannone, sehingga akan mencari penggantinya.

Jadi Partner Alex Rins, Susuki Boyong Lorenzo Pada MotoGP 2019

Jorge Lorenzo

Iannone dianggap gagal memenuhi harapan sebagai pembalap utama Suzuki sejak awal 2017. Dia hanya finis ke-13 di klasemen musim lalu. Bahkan, pencapaiannya kalah dari Rins. Rins berhasil naik podium pada balapan MotoGP Argentina, Minggu (8/4/2018).

Baca juga : Manchester City Ditendang Liverpool Dari Liga Champions

Jorge Lorenzo jadi target incaran karena dianggap bakal cocok dengan motor Suzuki GSX-RR. Gaya membalap Lorenzo yang halus dinilai pas dengan karakteristik motor Suzuki.

Ketidakjelasan nasib Lorenzo di Ducati, Suzuki bisa mengambil keuntungan. X-Fuera belum memulai pembahasan kontrak baru dengan tim asal Bologna itu. Padahal kontraknya di Ducati habis pada akhir MotoGP 2018.

Tak hanya itu, Lorenzo tak kunjung menemukan performa yang bisa memaksimalkan potensi motor Desmosedici, termasuk versi 2018. Dari dua balapan pertama musim ini, Lorenzo baru mengemas dua poin.

Lorenzo kabarnya juga gerah dengan rencana Ducati memangkas gajinya. Ducati akan memprioritaskan Andrea Dovizioso yang sekarang jadi pembalap utama tim. Bahkan, saat ini Ducati sudah memulai proses negosiasi dengan Dovizioso.

Masalahnya, Suzuki kemungkinan juga tak bisa menawarkan gaji tinggi kepada Lorenzo. Pembalap asal Spanyol itu saat ini digaji Ducati senilai 12 juta dolar AS (Rp 165 miliar) pertahun.

Manajer Ducati, Davide Tardozzi, mengatakan belum ada komunikasi apapun dengan Jorge Lorenzo.

“Dari sisi Jorge Lorenzo, kami belum mulai berkomunikasi karena dia tak ingin melakukan itu, karena situasinya saat ini adalah lebih fokus pada hasil, sama seperti yang Ducati inginkan,” ungkap Tardozzi, seperti dilansir Crash.

(Png – sisidunia.com)