Home » News » Tak Bayar Usai Makan di Restoran, Pasangan Ini Diburu Polisi

Tak Bayar Usai Makan di Restoran, Pasangan Ini Diburu Polisi



Perth – Setelah polisi menerima laporan mengenai aksi mereka yang makan di berbagai restoran tanpa membayar, pasangan di Kota Perth, Australia Barat, menjadi buronan.

Tak Bayar Usai Makan di Restoran, Pasangan Ini Diburu Polisi

Tak Bayar Usai Makan di Restoran, Pasangan Ini Diburu Polisi

Aksi pasangan ini terekam dalam CCTV restoran yang kemudian menyebar di internet.

Klarke Macgill dari salah satu restoran di Swan Valley menjelaskan, pasangan itu datang untuk makan pada Sabtu (7/4/2018) sore waktu setempat.

“Mereka memesan minuman koktail sebagai menu pembuka. Tak ada yang mencurigakan sama sekali,” kata Macgill.

Dia mengatakan, kedua orang tersebut berhasil mengelabui pengelola restoran dengan pengunjung yang baik sejak kedatangannya, namun akhirnya melarikan diri.

“Mereka melakukannya dengan pola meninggalkan meja bersama-sama. Salah satunya ke toilet, sementara yang lain pergi keluar merokok,” ucap Macgill.

“Mereka melakukannya beberapa kali dan kemudian kembali ke mejanya. Sehingga mengesankan bahwa mereka bukan tipe orang yang makan dan kabur,” tambahnya.

Dia mengatakan, pasangan itu memesan koktail, sebotol anggur, hidangan pembuka dan makanan penutup senilai hampir 250 dollar Australia atau Rp 2,6 juta.

sSbelum hidangan akhir diantarkan, mereka melarikan diri. Macgill menyatakan, pasangan ini menghabiskan lebih dari satu jam di restoran tersebut.

Pada Senin (9/4/2018), pihak restoran mengunggah rekaman CCTV ke laman Facebooknya, sebelum melaporkan kasus ini ke polisi sehari kemudian.

Baca juga : Pedangdut Asal Ponorogo Digandeng Label Rekaman Papan Atas

“Kami telah memberi kesempatan bagi mereka menghubungi kami dan membayar tagihan makanannya. Tapi belum ada jawaban sehingga kami akan mengajukan tuntutan hukum,” kata Macgill.

Pasangan itu juga telah melakukan hal yang sama di restorannya, hal itu dikatakan oleh Toby Evans, pemilik restoran di Hillarys Boat Harbor.

“Mereka datang dua kali. Mereka melakukannya dengan baik, sangat ramah. Mereka memesan koktail, anggur mahal, dan bertindak sangat ramah kepada para pelayan. Mereka kemudian pergi keluar untuk merokok,” katanya.

Dia juga memberi peringatan di laman Facebooknya mengenai pasangan itu.

“Saya berharap lebih banyak orang sadar, unggahan rekaman CCTV itu ada manfaatnya untuk memperkuat kasus ini,” kata Evans.

(PNg – sisidunia.com)