Home » News » Tukang Tambal Ban Cantik Ini Mendapat Undangan Menpora Ke Jakarta

Tukang Tambal Ban Cantik Ini Mendapat Undangan Menpora Ke Jakarta



Garut – Pekerjaan menambal ban yang membutuhkan tenaga ekstra biasanya dilakoni oleh para lelaki. Namun di Garut, tukang tambal ban justru seorang wanita yang berparas manis.

Tukang Tambal Ban Cantik Ini Mendapat Undangan Menpora Ke Jakarta

Irma Tri Resmiawati

Setelah fotonya ramai diperbincangkan netizen, wanita tukang tambal ban cantik asal Garut itu pun viral di media sosial.

Baca juga : Puting Beliung Terjang Tulung Agung, Ratusan Rumah Rusak

Foto tukang tambal ban manis asal Garut tersebut pertama kali diunggah oleh akun Mentari Garut ke grup facebook Komunitas Orang Cibatu Sedunia.

Dalam foto tersebut, terlihat jelas seorang wanita muda berambut sebahu tengah menambal ban. “Gadis Manis dari Banyuresmi, Rela Jadi Tukang Tambal Ban,” tulis Mentari Garut.

Lantas siapakah wanita penambal ban asal Garut tersebut?

Dia adalah gadis berusia 23 tahun bernama Irma Tri Resmiawati. Selain mahir menambal ban bocor, Irma yang pernah bersekolah di SMK Maarif Cicalengka jurusan TKJ itu berprestasi dan meraih nilai UN terbaik di sekolahnya.

“Al Hamdulillah saya meraih peringkat pertama untuk nilai UN, rata-rata nilainya 8,7,” ucap Irma di lapak tambal bannya, Jalan KH Hasan Arif, Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, Senin (09/04/18).

Jadi tukang tambal ban sudah dilakoni Irma selama dua tahun. Sebelumnya, ia pernah menjadi guru les Matematikan dan bahasa Inggris untuk anak SD.

Uang hasil menambal itu Irma tabung agar dirinya bisa kuliah. Pekerjaan itu tak membuatnya malu, justru menjadi pelecut semangat demi mewujudkan cita-cita.

“Imipian saya adalah menjadi pelaut dan bekerja di kapal pesiar. Cita-cita saya itulah yang mendorong saya selama setahun terakhir menabung untuk bisa kuliah,” ungkap Irma.

Tak hanya viral di media sosial, sosok wanita muda tukang tambal asal Garut juga menyita perhatian sejumlah pihak, salah satunya Menpora Imam Nahrawi.

Irma mengaku bahwa dirinya ditelepon seseorang yang mengaku sebagai staf Menpora yang menyampaikan salam sang menteri untuk dirinya.

“Katanya dia stafnya pak menteri, dia bilang saya dapat salam dari beliau. Rasanya campur aduk, deg-degan juga pas ditelepon,” tutur Irma.

Dalam waktu dekat ini, dirinya diundang ke Jakarta untuk bertemu Menpora.

“Dalam waktu dekat ini katanya mau diantar untuk bertemu pak menteri. Terima kasih pak menteri, terima kasih sudah mendengar kisah hidup saya, pungkas dia.

(Png – sisidunia.com)