Home » News » Mbah Mijan, Prediksi Politisi Cantik Ini Bakal Jadi Orang Hebat

Mbah Mijan, Prediksi Politisi Cantik Ini Bakal Jadi Orang Hebat



Jakarta – Soal Tsamara Amany, yang sempat viral usai omongannya soal Putin dihujat akun resmi Rusia, pembina dan penasehat spiritual Mbah Mijan turut menanggapi. Hal tersebut tampak dari laman Twitter Mbah Mijan yang diunggah pada Jumat (6/4/2018).

Mbah Mijan, Prediksi Politisi Cantik Ini Bakal Jadi Orang Hebat

Mbah Mijan

Mbah MIjan mengaku memiliki pandangan yang beda terhadap Tsamara Amany. Mbah Mijan mengatakan jika 10 tahun ke depan Tsamara Amany akan menjadi orang hebat, meski saat ini ia banyak mendapat komentar miring.

Diberitakan sebelumnya, politisi muda sekaligus Ketua DPP PSI Tsmara Amany menuai kecaman setelah menyebut Putin bukan pemimpin yang baik. Tak hanya itu, ia juga menyebut jika di Rusia, tidak ada kebebasan pers dan Putin membiarkan korupsi.

“Putin bukan contoh pemimpin yang baik, yang membungkam oposisi dan pers di Rusia sana Di rusia tidak ada kebebasan beraspirasi seperti di Indonesia. Bahkan di sana, praktik-praktik korupsi dibiarkan begitu saja, Kalau kita lihat index presepsi korupsi, Indonesia jauh diatas Rusia. Nah, kalau sudah tahu seperti itu, yakin mau dijadikan standar kepemimpinan? kalau saya tidak mau ada pemimpin seperti itu di Indonesia,” kata Tsamara yang akhirnya menuai kontroversi.

Omongan Tsamara itu menanggapi Fadli Zon yang menyukai gaya Putin. Akan tetapi, ucapannya akhirnya mendapat hujatan dari akun resmi Rusia.

Mereka menyebut jika Tsamara tidak dewasa, berpengetahuan minim dan berwawasan dangkal. Dubes Rusia bahkan mengundang Tsmaara untuk berdialog dan meluruskan pemikirannya dengan memberikan jawaban langsung di rumahnya.

Baca juga : Kebiasaan Menyeruput Kopi Setiap Hari Mendatangkan Manfaat Baik

Namun Tsamara Amany tidak dapat memenuhi undangan tersebut, dengan alasan ada urusan lain.

“Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobyeva, telah mengamati isu ini dan karena itu mengundang Saudari @TsamaraDKI untuk hadir pada “press briefing” bulanan di kediaman dubes minggu depan. Selain bisa mengetahui posisi resmi Rusia tentang isu-isu terkini, @TsamaraDKI juga bisa bertanya langsung pada dubes Rusia mengenai segala hal yang ingin Anda ketahui tentang Rusia, termasuk kebebasan beraspirasi, kebebasan pers, oposisi, dan korupsi di negara kami.”

Karena itu, @RusEmbJakarta, melalui atas pers, pagi ini mengirimkan undangan kepada @psi_id dan berhasil menghubungi langsung @TsamaraDKI.

Namun, sayangnya, @TsamaraDKI tidak dapat memenuhi undangan dubes Rusia karena sudah ada kegiatan pada tanggal dilaksanakannya “press briefing” minggu depan,” tulis akun RBHT.

(Png – sisidunia.com)