Home » News » Ratusan Rumah di Jambi Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Jambi Terendam Banjir



Jambi – Banjir merendam ratusan rumah di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Air hujan dan meluapnya aliran anak sungai yang berada di sekitar Kecamatan Alam Barajo mengakibatkan bajir.

Ratusan Rumah di Jambi Terendam Banjir

Banjir Jambi

“Airnya masuk ke dalam rumah, barang-barang perabotan rumah tangga sementara kami pindahkan ke tempat yang lebih tinggi, takut nanti pada basah. Mana arus airnya deras lagi,” kata Marlinda, warga komplek perumahan Kotabaru Indah, Minggu malam (8/4/2018).

Baca juga : Pesisir Barat Lampung Diguncang Gempa Berkekuatan 5,1 SR

Ia mengatakan jika kawasan kompleks perumahan Kotabaru Indah ini memang telah menjadi langganan banjir setiap hujan deras yang melanda Kota Jambi.

“Kalau kawasan kompleks ini memang sudah jadi langganan, jadi kami semua warga di sini sudah pasrah saja tidak tau lagi mau berbuat apa. Soalnya warga di sini sudah meminta berupaya pemerintah bisa atasi banjir ini tetapi tetap juga banjir,” ujarnya.

Selain barang-barang pakaian yang ikut terendam banjir, sejumlah barang elektronik juga ikut terendam akibat banjir kali ini.

“Akibat banjir ini, barang-barang elektronik kami ada yang ikut terendam, seperti radio, DVD player serta kulkas, karena airnya masuk ke dalam rumah tiba-tiba. Apalagi arus di luar jalan juga kuat karena luapan aliran sungai yang melimpah,’katanya.

Banjir kali ini sedikitnya merenfam 8 RT di kawasan Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo ikut terendam banjir, seperti RT 55, RT 19, RT 08, RT 11, RT 28, RT 56, RT 23, dan RT 36.

“Hujan ini tadi sore memang sangat deras, namun ketika sudah tengah malam ini tidak begitu deras. Namun kita tetap selalu waspada, takutnya terjadi banjir susulan atau hujan lagi tengah malamnya, jadi sementara barang-barang yang kita pindahkan ketempat yang lebih tinggi kita biarkan dulu, sehingga air memang benar-benar telah surut,” kata Abib, warga Kembar Lestari II.

Ia juga menyebutkan, jika dirinya belum mau mengungsi lantaran, banjir saat ini masih di ketinggian 70 cm. “Nanti jika hujan ini belum juga berhenti, atau tanda-tanda air sudah mulai mau naik, maka kita akan mengungsi ke rumah tetangga dulu yang dataran rumahnya lebih tinggi,” ungkapnya.

(Png – sisidunia.com)