Home » News » Video Gajah Merokok Hebohkan Warganet India

Video Gajah Merokok Hebohkan Warganet India



Jakarta – Video seekor gajah yang sedang merokok di Hutan Nagarhole, Negara Bagian Karnataka menghebohkan warganet India. Awalnya gajah itu memasukkan api ke mulutnya dan kemudian menyembulkan asap layaknya seseorang tengah merokok.

Video Gajah Merokok Hebohkan Warganet India

Gajah yang merokok

Video tersebut direkam oleh seorang ilmuwan dari Komunitas Konservasi Margasatwa India bernama Vinay Kumar. Rekaman gambar selama 48 detik itu diambil saat Kumar tengah bertugas pada April 2016. Ia baru merilis video itu karena tidak menyadari pentingnya peristiwa tersebut.

Baca juga : Pegiat Lingkungan Temukan Ini di Gunung Bulu’ Bawakaraeng

“Ini adalah dokumentasi video pertama dari seekor gajah liar yang melakukan perbuatan semacam itu. Video ini membuat para ilmuwan dan ahli kebingungan,” demikian bunyi pernyataan dari Komunitas Konservasi Margasatwa India, mengutip dari BBC, Selasa (27/3/2018).

Kumar mengatakan, ia bersama timnya tengah mengunjungi hutan itu pada pagi hari untuk melihat kamera yang dipasang guna merekam kehidupan harimau. Namun, tim tersebut justru menemukan seekor gajah betina sekira 50 meter (m) dari tempat mereka berdiri dan mulai merekam gerak-geriknya.

Hewan berbelalai itu terlihat menghisap bara api yang ditinggalkan di tanah. Gajah itu kemudian menghembuskan asap berisi debu dari bara api tersebut hingga mirip gerak-gerik seseorang yang sedang menghisap rokok.

“Apa yang kami lihat hari itu hampir terlihat seperti seekor gajah sedang merokok. Dia akan menyusun batangan penuh abu dekat mulutnya dan meniupnya keluar!” kata Vinay Kumar.

Varun R. Goswami yang merupakan ahli gajah meyakini gajah itu berusaha menelan arang dari kayu karena terlihat mengambil sesuatu dari bekas tanah yang terbakar. Gajah itu kemudian menghembuskan debu yang masuk dengan belalainya dan memakan sisa kayu.

“Arang juga dapat berfungsi sebagai pencahar sehingga menggandakan manfaatnya bagi hewan yang memakannya setelah kebakaran hutan, sambaran petir, atau kebakaran terkontrol,” terang Goswami.

(Png – sisidunia.com)