Home » Hiburan » Kinal Ungkap Alasan Lulus Dari JKT48

Kinal Ungkap Alasan Lulus Dari JKT48



Jakarta – Wajah member JKT48 yang familiar semakin berkurang. Sebab, member generasi pertama, Devi Kinal Putri memilih untuk lulus dari grup idola yang membesarkan namanya itu. Pada Minggu (25/3) di handshake festival single Dirimu Melody di Balai Sudirman, dia mengumumkan kelulusannya.

Kinal Ungkap Alasan Lulus Dari JKT48

Kinal

Pengumuman kelulusan itu memang tiba-tiba. Bahkan, mungkin terlalu cepat karena belum 24 jam dari konser kelulusan Melody Nurramdhani Laksani yang digelar Sabtu (24/3) malam di The Hall Kota Kasablanka. Namun, Kinal mengatakan kalau saat ini justru momen yang tepat.

“Aku dan Kak Melody satu generasi. Sudah saatnya. Supaya JKT48 bisa new era. Aku sama Kak Melody mending bantu dari belakang saja,” ujarnya.

Kinal tahu, bakal banyak yang kaget karena terasa sangat tiba-tiba. Tapi, dia punya pandangan bahwa sepeninggal Melody dari JKT48, grup idola itu butuh wajah baru. Dia sebagai orang lama karena berasal dari generasi pertama JKT48, tidak mau menjadi beban.

’’Sekarang waktu yang cocok. Kalau suatu saat nanti JKT48 mengeluarkan lagu baru, supaya membernya bener-benar baru,’’ imbuhnya.

’’Untuk posisinya belum tahu karena masih didiskusikan. Aku senang nanti tetap bisa bantu karena sampai sekarang masih merasa belum cukup di JKT48. Aku ingin tetap bantu JKT48 sampai kapanpun,’’ terangnya.

Dia sudah berbicara banyak dengan Melody sebelum mengumumkan kelulusan, lebih lanjut Kinal menjelaskan. Katanya, Melody memberikan dukungan terhadap apapun keputusannya. Termasuk, untuk kembali menyatukan kekuatan dengan bersama-sama gabung JKT48 Operational Team (JOT).

Dia tahu, kelulusannya membuat generasi pertama JKT48 menjadi enam member saja. Yakni, Gaby dan Shania di Tim J. Lantas di Tim KIII ada Beby, Frieska dan Sonia. Di Tim T ada Ayana Shahab yang juga kapten tim. Sebaran itu membuat member generasi pertama tetap menjadi mentor bagi yang lain.

’’Dari dulu generasi pertama selaku jadi mentor bagi generasi yang lebih muda. Sekarang masih menyisakan member generasi pertama yang usianya masih muda,’’ tuturnya.

Nah, Kinal juga bilang kalau generasi penerus saat ini sudah siap untuk diberi amanah meneruskan perjuangan JKT48. Sebab, belakangan ini dia dan Melody suka bawel soal hal itu. ’’Nggak mungkin juga ngasih (kepercayaan) seenaknya kalau misalnya belum diajarin terlebih dahulu,’’ urainya.

Saat disinggung soal last show maupun konser kelulusan, Kinal belum bisa menjawab. Katanya, nanti aka nada update tersendiri soal itu.

Baca juga : Pria Ini Rela Habiskan Rp 10 Juta Demi Bisa Bertemu Melody JKT48

Di tempat yang sama, Melody mengamini apa yang disampaikan Kinal. Katanya, selama ini generasi pertama sudah berjuang banget untuk JKT48. Saat ini, tiba waktunya bagi mereka untuk mengatur berbagai rencana untuk masa depan JKT48. Pernah menjadi member adalah salah satu poin lebihnya.

’’Kami pernah jadi member, lalu nanti diposisikan sebagai staff. Planning bisa lebih pas. Nanti tinggal dibalikin ke membernya, masih semangat atau tidak,’’ jelasnya.

Dengan kehilangan Melody dan Kinal sekaligus bukanlah hal mudah, kapten Tim KIII Viviyona Apriani menambahkan. Tetapi, baginya itu justru peluang untuk membuktikan. Bahwa mereka bisa menerima amanah itu. ’’Ini tantangan untuk memajukan JKT48 tanpa nama besar Kak Kinal dan Kak Melody,’’ jelasnya.

Begitu juga bagi Kapten Tim J Priscilla Sari Dewi. Dia sepakat, perjuangan JKT48 tanpa Kinal dan Melody bakal berat. Tetapi, sebagai kapten baru dia tidak boleh loyo. ’’Memang sedih kehilangan Kak Kinal dan Kak Melody. Tapi ini amanah, dan aku percaya bahwa Tim J bisa,’’ jelasnya.

Wakil dari generasi pertama, Kapten Tim T Ayana Shahab mengatakan, dia akan memperjuangankan apa yang telah diperjuangakan bersama. Sementara Kapten JKT48 Shania Junianatha mengaku sedang on fire untuk membuat era baru. ’’Kami generasi satu, sama-sama orang lama. Tapi, kami orang lama dengan semangat untuk zaman baru,’’ tegasnya.

(Png – sisidunia.com)