Home » Gaya Hidup » Berikut Perbedaan Antara Santet, Tenung, Dan Pelet

Berikut Perbedaan Antara Santet, Tenung, Dan Pelet



Jakarta – Indoensia merupakan negara yang sebagian masyarakatnya masih dengan hal yang berkaitan dengan ilmu gaib, meski zaman sekarang sudah sangat canggih dan modern. Bahkan ada beberapa orang yang masih menjadi keturunan orang-orang yang menganut ilmu tersebut.

Berikut Perbedaan Antara Santet, Tenung, Dan Pelet

Ilustrasi

Beragam bentuk ilmu hitam ataupun ilmu gaib yang terkenal di Indonesia, beberapa diantaranya, adalah santet, tenung dan pelet. Apa perbedaan santet, tenung dan pelet? Berikut ini penjelasan dari ketiga ilmu tersebut yang dilansir dari berbagai sumber, Minggu (18/03/2018).

1. Santet

Santet merupakan metode penyerangan jarak jauh menggunakan ilmu hitam, yang bertujuan untuk mencelakai seseorang. Untuk menyerang targetnya, tukang santet biasanya menggunakan barang-barang mati, seperti kain, foto, boneka, jerami, silet, beling kaca, kembang ataupun kemenyan. Saat diserang, orang yang disantet hanya akan terlihat kesakitan pada bagian tubuh tertentu tanpa adanya penyerangan langsung yang terlihat oleh mata. Dalam pengerjaannya, santet cenderung tidak meninggalkan bekas pada korbannya, sehingga saat dilakukan ronsen, tidak akan ditemukan bekas ataupun hal yang aneh pada korban. Umumnya, orang melakukan santet untuk balas dendam, atau sekedar memberikan pengalaman buruk kepada orang yang dibenci.

2. Tenung

Tenung merupakan pengembangan dari santet dan teluh. Untuk perantaranya, tenung dapat menggunakan benda hidup maupun mati untuk menyerang si korban. Cara mengirim ilmu ini biasanya melalui perantara tanah. Saat seseorang dikirimi tenung, maka akan muncul tanda-tanda seperti:

– Gelas ataupun piring di rak maupun meja akan jatuh dan pecah tanpa sebab. Hal ini terjadi jika pengirimnya menggunakan beling dan sejenisnya sebagai perantara.

– Saat sedang makan biasanya korban akan menemukan kawat, paku, silet, dan beling dalam makanannya.

– Tiba-tiba keramik rumah pecah dan terangkat ke atas membentuk pola horizontal, vertical, ataupun zigzag beraturan.

– Jika tenung berhasil, di dalam tubuh korban akan ditemukan benda-benda asing seperti paku, kawat, jarum ataupun serpihan beling.

3. Pelet

Pelet merupakan jenis ilmu gaib yang berfungsi mempengaruhi alam bawah sadar seseorang agar tergila-gila pada pengirimnya. Hal tersebut juga akan membuat korban sangat tergantung dengan pengirimnya, karena ia tidak dapat hidup tanpa cinta si pengirim. Banyak orang yang salah kaprah tentang pelet, mereka mengira pelet akan otomatis bekerja pada semua orang yang disukai. Sebenarnya pelet hanya akan bekerja jika korbannya merupakan orang yang dikenal bahkan pernah menjalin hubungan dengan pengirim tersebut. Jadi, pelet digunakan untuk mengembalikan hubungan yang pernah berakhir ataupun memikat hati orang yang telah lama kenal, tapi tidak kunjung mempunyai hubungan yang pasti dengan si pengirim.

(Png – sisidunia.com)