Home » Otomotif » Tips Otomotif, Cara Membuat Kaca Mobil Tetap Kinclong

Tips Otomotif, Cara Membuat Kaca Mobil Tetap Kinclong



Jakarta – Kaca mobil termasuk salah satu bagian penting. Berfungsi melindungi pengemudi dari terjangan benda keras, debu dan paparan sinar matahari. Namun, tak sedikit pengemudi malas membersihkan kaca mobil. Sementara itu, pengemudi lain memperlakukan kaca mobil dengan cara yang salah. Akibatnya, jamur yang tumbuh tumbuh subur. Kaca mobil pun menjadi buram.

Tips Otomotif, Cara Membuat Kaca Mobil Tetap Kinclong

Tips Otomotif, Cara Membuat Kaca Mobil Tetap Kinclong

Bekas jamur di kaca bisa mengakibatkan sinar lampu kendaraan dari arah berlawanan menjadi berpendar, selain tak sedap dipandang. Hal ini akan menganggu pengelihatan pengemudi. Mata pun menjadi mudah capai.

Jamur yang tumbuh di kaca mobil bisa dihilangkan dengan obat, saat Kepala Mekanik Nawalis Car Care Specialist, Thomas Setiawan. Ramuan ini banyak dijual di pasar. “Untuk menghilangkan jamur di kaca mobil cukup dengan obat. Ada yang berbentuk cairan dan serbuk. Nanti, obatnya itu dioleskan ke kaca. Kalau manual bisa pakai tangan atau kain,” katanya.

Thomas menganjurkan agar Anda tidak menggunakan sabun untuk membersihkan kaca. Terutama di bagian dalam yang dilapisi film. “Untuk membersihkan kaca, bisa memakai air wiper atau sabun khusus wiper. Bila memakai kain untuk mengelap kaca, lebih baik pakai kain mikrofiber,” tuturnya.

Mobil yang terkena hujan sebaiknya harus segera membersihkan kacanya. Bila tidak, lama-kelamaan akan tumbuh jamur. “Kaca bila kena hujan, kalau bisa langsung dikeringkan. Jadi, jangan sampai kaca mobil itu kering sendiri. Kenapa? Nanti lama-lama bisa jadi jamur. Kalau sudah jadi jamur, mau enggak mau mesti beli obat untuk menghilangkannya,” paparnya.

Baca juga : Video, Gaya Ronaldo Saat Ajak Pacarnya Naik Motor Salju

Saran lain agar kaca mobil Anda tak cepat menjadi buram yaitu tidak mencuci mobil di bawah terik matahari. Hal tersebut dapat membuat butiran-butiran air yang menempel di kaca mobil lebih cepat kering. Sehingga dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.

Endapan air ini jika terlalu banyak bisa menjadi kerak, dan pada akhirnya bisa mengundang tumbuhnya jamur. Bercak-bercak bekas air itu juga dapat muncul di bagian kaca. Sehingga menganggu pandangan Anda saat mengendarainya pada malam hari. Mata menjadi mudah lelah karena pantulan sinar lampu yang berpendar akibat bercak-bercak noda air.

(Png – sisidunia.com)