Home » Gaya Hidup » Tindik Jari Tangan, Tren Yang Ternyata Membahayakan

Tindik Jari Tangan, Tren Yang Ternyata Membahayakan



Jakarta – Sebagian besar orang pasti melakukan acara tukar cincin, sebagai tanda sudah miliki pasangan, saat prosesi tunangan, lamaran, dan pernikahan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, kebiasaan bertukar cincin pun ternyata dapat tergantikan dengan cara menindik jari.

Tindik Jari Tangan, Tren Yang Ternyata Membahayakan

Tindik Jari Tangan, Tren Yang Ternyata Membahayakan

Melansir dari DailyMail, Senin (12/3/2108), sudah banyak pasangan yang menggantikan cincin dengan menindik jari pasangan dan menggungah fotonya ke media sosial.

Para pengantin memamerkan jari mereka yang ditindik nampak seperti tindakan tindik di hidung maupun telinga pada umumnya. Biasanya pasangan menghiasi tindikan jari mereka dengan permata, berlian ataupun batu mulia. Ada juga yang dipadukan dengan tato yang dilukiskan di jari mereka.

Seperti memasukan separuh bagian cincin ke dalam kulit, dan tindikan pun bermacam-macam tingkat kesulitannya. Tapi mereka nampak begitu bangga dengan tren baru tindakan tindik jari, meskipung terlihat menyakitkan memang.

Baca juga : Ditegur Karena Berpose di Jalan Tol, Syahrini Ucapkan Terima Kasih

Dibalik itu semua, tren baru ini juga memiliki risiko yang cukup mengerikan. Pasalnya, menurut dokter kulit jika plat datar tidak cukup dalam posisinya, maka tindik yang ada di permukaan kulit bisa bergerak dan akhirnya membuat jari terluka. Namun, jika plat datar di tempatkan terlalu dalam, daging bisa tumbuh di atas plat datar tersebut.

Namun, apapun risikonya bagi kesehatan, pasangan-pasangan yang telah menerapkan tren ini seakan sedang dimabuk kepayang dan membelakangi risiko berbahayanya. Mereka juga memamerkan tindikan dengan gaya permata yang serasi dan menganggap dengan menindik jari, maka janji yang terucap pun lebih awet.

(Png – sisidunia.com)