Home » News » Lukisan Anak Berkebutuhan Asal Garut Ini Begitu Indah

Lukisan Anak Berkebutuhan Asal Garut Ini Begitu Indah



Garut – Anak-anak berkebutuhan khusus ternyata bisa membuat karya. Dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa membuat karya lukis yang indah.

Lukisan Anak Berkebutuhan Asal Garut Ini Begitu Indah

Muhammad Haris

Muhammad Haris, ABK ini bisa membuat lukisan dengan kualitas yang tak kalah bagusnya dengan lukisan yang dibuat oleh anak-anak pada umumnya.

Baca juga : Mobil Ini Nekat Terjang Derasnya Arus Banjir

Remaja berusia 15 tahun yang saat ini duduk di bangku kelas dua sekolah menengah pertama SLB At-Turmudzi II Garut itu sejak kecil gemar melukis.

Bakat melukis yang didapatnya secara alami itu mampu dimanfaatkannya dengan baik. Dewayani, guru pengajar Haris menjelaskan jika bakat melukis Haris telah terlihat sejak Haris duduk di bangku kelas dua sekolah dasar.

“Memang sejak SD itu dia sudah kelihatan senang menggambar. Kemudian diarahkan untuk belajar melukis. Alhamdulillah ternyata karyanya bagus,” kata Yani kepada detikcom di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Garut Kota, Rabu (7/3/18).

Menurut Yani, Haris yang kesulitan dalam berbicara itu tidak pernah minder akan keterbatasannya. Berbekal kuas, kanvas serta cat, Haris mampu melukis berbagai jenis lukisan. Mulai dari melukis pemandangan gunung dan laut, hingga melukis tokoh-tokoh kartun.

“Memang pas kecil cuman melukis hitam-putih. Kalau sekarang, sejak tahun 2016, lukisan berwarna semuanya,” katanya.

Ada lebih dari 100 lukisan yang saat ini telah dibuat oleh Harris. Kebanyakan lukisan-lukisan tersebut ludes terjual karena lukisan yang dibuat Haris diklaim banyak yang berminat.

Maka tak heran, berbagai prestasi telah ditorehkannya. Salah satunya juara melukis antar ABK se-Jabar pada 2017. Lukisan buatan Haris juga pernah masuk lima besar dalam lomba lukis antar ABK se-Indonesia tahun 2016.

“Haris ini mengajarkan kita jika penyandang disabilitas memiliki kemampuan. Untuk itu kita harus mendukung mereka untuk memaksimalkan bakatnya,” pungkas Yani.

Sebagian lukisan yang Haris buat saat ini dipajang di salah satu bilik pameran di acara Gebyar Literasi Sekolah Untuk Anak Berkebutuhan Khusus yang digelar di Alun-alun Garut. Ada sekitar 10 lukisan yang ditampilkan. Jika berminat, lukisan tersebut bisa dibeli dan dibawa pulang.

Dalam acara Gebyar Literasi Sekolah Untuk Anak Berkebutuhan Khusus ini para pengunjung juga bisa melihat dan membeli beragam kerajinan tangan lain buatan anak-anak penyandang disabilitas dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

(Png – sisidunia.com)