Home » News » Awas, Pemaku Pohon Bisa Dikenai Denda Rp 50 Juta

Awas, Pemaku Pohon Bisa Dikenai Denda Rp 50 Juta



Samarinda – Menjadi perhatian serius, Dinas Permukiman dan Perumahan (Disperkim) Samarinda menjadikan kejadian pohon yang dipaku untuk iklan. Bahkan, untuk memberikan efek jera kepada warga atau oknum yang masih nekat memaku pohon, Disperkim ujar Kabid Pertamanan Erminawati, dalam waktu dekat akan menyiapkan syok terapi.

Awas, Pemaku Pohon Bisa Dikenai Denda Rp 50 Juta

Awas, Pemaku Pohon Bisa Dikenai Denda Rp 50 Juta

“Kami akan melakukan tindakan tegas, sesuai dengan Perda Nomor 19 Tahun 2013 tentang Penghijauan termasuk sanksinya,” ungkap Erminawati.

Selain denda Rp 50 juta serta ancaman pidana 6 bulan sesuai yang tertera dalam perda, sanksi lain juga disiapkan.
“Kalau memungkinkan, kami akan memajang nama dan foto mereka di tempat umum yang mudah dilihat. Baik perorangan maupun instansi serta perusahaan yang kedapatan memasang iklan di pohon,” kata Erminawati.

“Kenapa begitu, biar masyarakat lain tahu siapa yang melanggar perda dan aturan. Ya kalau tak mau dipajang di tempat umum, jangan memaku atau merusak pohon,” kata Erminawati lagi.

Dan menurut Erminawati, itu akan menjadi sanksi sosial bagi pelakunya. Namun, pihak Disperkim akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menerapkan sanksi tersebut. Termasuk biro hukum di lingkungan Pemkot Samarinda.

“Sebenarnya kalau masyarakat Samarinda sadar, tak perlu ada sanksi seperti itu. Ini kan untuk menata Samarinda biar lebih baik,” tandas Erminawati.

(Png – sisidunia.com)