Home » News » Hotman Paris Kecam Kontraktor Yang Dinilai Tak Becus Bangun Jalan di DKI

Hotman Paris Kecam Kontraktor Yang Dinilai Tak Becus Bangun Jalan di DKI



Jakarta – Jalan-jalan yang dianggapnya semakin macet dan rusak, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turut menyoroti. Hotman Paris mengatakan jika semua ini akibat pembangunan jalan yang tak kunjung berakhir, melalui akun Instagram @hotmanparisofficial yang diunggah pada Senin (26/2/2018).

Hotman Paris Kecam Kontraktor Yang Dinilai Tak Becus Bangun Jalan di DKI

Hotman Paris

Ia kemudian mencontohkan, seperti pembangunan LRT, jalan layang hingga jalan tol yang hingga kini belum berakhir. Menurutnya, akibat pembangunan jalan yang lambat, rakyat sengsara bertahun-tahun.

Jika menurutnya tak sanggung membangun, lebih baik dari awal tidak melakukan hal itu, saat Hotman Paris mempertanyakan komitmen kontraktor.

Hotman Paris menyatakan jika dirinya dan rakyat mendukung pembangunan jalan dan infrastruktur tersebut. Akan tetapi, ia meminta agar pembangunan dilakukan secara profesional.

“Jalan-jalan sudah penuh genangan air, berlubang di mana-mana, rakyat sengsara, sudah menahun rakyat sengsara akibat pembangunan jalan yang tidak berakhir, entah kapan selesai, pembangunan berhenti, di mana-mana macet, jalan rusak, harga ruko jatuh, sudah menahun rakyat sengsara. Kapan ini selesai kontraktor? kalau tidak sanggup bangun ya jangan dong, kami mendukung pembangunan ini, tapi lakukanlah secara profesional,
jangan menyengsarakan rakyat, macet di mana-mana,” kata Hotman Paris di salah satu wilayah Jakarta pada Senin (26/2/2018) pagi.

Postingan tersebut kemudian menuai beragam komentar dari netizen.

@triastantoandhi: betul itu bg… sdh parah banget macetnya …. wadehhhhhh semoga lekas diselesaikan ya bg… terima kasih bang.

@dicky882: Betul bang palembang jg gitu macet2 dmna2 ruko ancur debuan smua.

Baca: Dibilang Plagiat karena Posting foto Zaman Dulu, Mulan Jameela: Hak Ciptanya Punya Siapa?

@nurul.alya.147: Kmren sy dari bandara ke bekasi 9 jam lebih, macet ga bergerak krna ada penyempitan jalan di tambah jalanan banjir.

(Png – sisidunia.com)