Home » News » Para Ahli di India Berhasil Mengangkat Tumor Otak Dari Kepala Pria Ini

Para Ahli di India Berhasil Mengangkat Tumor Otak Dari Kepala Pria Ini



Jakarta – Tumor otak yang diklaim terbesar di dunia dari kepala seorang pria berhasil disingkirkan oleh para ahli bedah di India. Tumor seberat 1,9 kg itu selama ini bersarang di kepala seorang pria India bernama Santlal Pal (31). Akibat tumor ini juga, Pal mengalami kebutaan.

Para Ahli di India Berhasil Mengangkat Tumor Otak Dari Kepala Pria Ini

Pria yang memiliki tumor otak terbesar di dunia

Menurut situs Metro, para dokter ahli dari BYL Nair Charitable Hospital, Mumbai, India membutuhkan waktu sekitar tujuh jam untuk mengangkat tumor raksasa tersebut. Berat tumor ini disebutkan jauh melampaui tumor otak terbesar sebelumnya yang dilaporkan berbobot 1,4 kg.

Baca juga : Sorang Pria Diamakan Lantaran Berteriak di Dalam Masjid

Pal yang merupakan seorang pemilik toko dari negara bagian utara Uttar Pradesh, India mengatakan bahwa tumor tersebut sudah tumbuh dan berkembang selama tiga tahun di kepalanya. Akibat tumor tersebut, Pal menjadi buta dan kulit kepalanya membengkak yang menyebabkan seolah-olah dia memiliki dua kepala.

Istrinya menyatakan mereka telah diberitahu oleh tiga rumah sakit yang berbeda bahwa tumor otaknya tidak bisa diangkat dan dioperasi. Namun sebuah keajaiban datang, Pal pun akhirnya bisa menjalankan operasi pengangkatan tumor di kepalanya.

Pal telah menjalankan sebanyak 11 kali transfusi darah dan diperlukan waktu tiga hari untuk mendukung penyembuhannya setelah operasi selesai dilakukan.

Ahli bedah berharap saat Pal pulih, dia secara bertahap akan mendapatkan kembali penglihatannya. Profesor Dr Trimurti Nadkarni, yang memimpin operasi tersebut mengatakan bahwa pengangkatan tumor besar tersebut merupakan tantangan bedah yang langka.

“Pasien kehilangan darah yang banyak dan ini memerlukan keterampilan tim yang hebat dalam pemantauan perioperatif agar operasi bisa berhasil,” katanya.

“Pasien telah sembuh dengan baik dan sekarang sedang melakukan rawat jalan serta menjalani diet penuh. Dia sudah merasa terbebas dari beban besar yang selalu dibawa di kepalanya,” tambah Dr Trimurti.

(Png – sisidunia.com)