Home » News » Aneh, Pemuda Asal Gowa Mengeluarkan Telur

Aneh, Pemuda Asal Gowa Mengeluarkan Telur



Jakarta – Seorang remaja yang bertelur menggegerkan warga Kabupaten Gowa, Senin (19/2/2018). Adalah Akmal Ruslim warga Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa. Sebelumnya, pada tahun 2015 silam mengeluarkan sedikitnya 15 butir telur.

Aneh, Pemuda Asal Gowa Mengeluarkan Telur

Akmal Ruslim

Kini Akmal kembali mengeluarkan dua butir telur saat usianya kini menjajaki usia 15 tahun. Muhammad Ruslim bapak kandungnya mengakui dirinya tak tahu akan penyakit yang diderita oleh anaknya. Namun dirinya hanya berpasrah akan cobaan yang sedang di alami oleh anaknya.

Baca juga : 22 Siswa SMP Menjadi Korban Pelecehan Siswa SMAN 9 Tasikmalaya

“Sejak 2015 lalu sudah mengeluarkan telur sebanyak 15 butir. Jelang satu bulan kemudian saya pecahkan dan memang ada kuning telur tetapi tidak ada putihnya. Akan tetapi satu telur yang saya pecahkan kemudiannya tidak memiliki kuning telur. Dan tahun ini mengeluarkan telur lagi,”kata Ruslim saat ditemui diruang Perawatan II, Rumah Sakit Syeikh Yusuf, Gowa.

Bermula dari kejadian tersebut lanjut Ruslim, ada banyak tetangga yang kemudian menyimpan telur tersebut dan mempercayai motos – mitos tersendiri akan telur yang keluar dari dubur anaknya tersebut. Dirinya membeberkan bahkan hingga saat sekarang ini masih ada tetangganya yanh masih menyimpan telur yang dikeluarkan sebelumnya.

“Dulunyakan masih ada yang menyimpan telur yang dikeluarkan oleh anak saya pada tahun 2015 silam. Saya tidak percaya akan mitos – mitos pastinya saya hanya berserah keoada tuhan. Akan tetapi anak saya memang memiliki saudara kembar,” jelasnya.

Dirinya mengakui bahwa anaknya yang saat sekarang ini masih duduk disalah satu sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Gowa sempat dilarikan di puskesmas terdekat. Namun dirinya yang merasa panik dengan kejadian aneh yang menimpa anaknya lasung saja menuju rumah sakit Syeikh Yusuf.

“Sempat dilarikan di puskesmas dan kemudian diarahkan di rumah sakit umum Gowa”kata Ruslim.

Ia mengkui sesaat setelah anaknya dilarikan di rumah sakit umum yang terletak puluhan kilometer dari rumah nya hampir sempat keluar dari duburnya. Saat itu anaknya Akmal yang merasakan telur tersebut sudah mulai mengocok perut anaknya.

“Sebenarnya waktu di puskesmas sudah mau keluar telur dari lubang pantatnya, tapi pihak Puskesmas tak mampu dan juga tak ada dokter sehingga dirujuk ke sini,” jelasnya.

Akmal kemudian menjadi perhatian khusus oleh warga setempat. Hingga saat ini tim medis yang melakukan pemeriksaan secara mendalam masih melakukan pemeriksaan terhadap penyakit yang diderita korban.

Namun, Ruslim yang keseharian nya bekerja sebagai tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai Satuan Polisi Pangomoraja ini mengakui akan keterbatasan dirinya untuk melakukan pemeriksaan secara medis terhadap anaknya. Dirinya hanya berpasrah akan penanganan medis yang dilakukan rumah sakit terbesar di daerahnya.

(Png – sisidunia.com)