Home » News » Unik, Sepatu Ini Berbentuk Wajah Trump

Unik, Sepatu Ini Berbentuk Wajah Trump



London – Pekan mode nampaknya tak akan menjadi momen berharga jika tanpa ada hal yang eksetrik, temasuk pekan mode mingguan yang sedang belangsung di London, Inggris musim ini.

Unik, Sepatu Ini Berbentuk Wajah Trump

Unik, Sepatu Ini Berbentuk Wajah Trump

Karya ikoniknya yang berbentuk rok, memamerkan .

Selain itu ada, ‘trumpetto’ -sebuah stiletto karet dengan karakter muka Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Rupanya kepraktiksan bukan tujuan utama bagi perancang asal New York yang koleksi surealis-nya langsung populer di Instagram ini.

Di atas panggung London Fashion Week, berbagai variasi pakaian kondom karya Mohney muncul.

Namun, pakaian tersebut tidak memberi banyak ruang gerak untuk lengan atau bahu. Semua serba tertutup, dan pasti tak bisa dipakai lebih dari kepentingan panggung, atau pun karnaval.

Desain “nyentrik” semacam ini seperti dibuat hanya sebatas untuk menutupi tubuh saja.

Beberapa karyanya yang terinspirasi kondom juga ada yang dilengkapi rok berbentuk gelembung, dan penutup kepala transparan yang berbentuk seperti alat kontrasepsi itu.

Lalu, bahan lilo yang berbentuk seperti kolam renang portabel, digunakan sebagai rok dengan seorang model yang benar-benar terjun ke atas panggung memamerkan rancangan aneh tersebut.

Lewat akun Twitter, pada desain aneh Mohney banyak penikmat mode mengungkapkan kebingungan mereka.

Untuk mendesain pakaian keseharian yang praktis, beberapa di antara mereka ada yang menuding Mohney sedang mengalami kebuntuan ide.

“Sepertinya dia kehabisan ide praktis!” tulis salah satu pengguna Twitter.

Namun, ada juga yang menanggapinya dengan candaan.

“Saya kira, rok lilo ini akan laku di pasaran.”

Selain pakaiat, karya Mohney yang menjadi sorotan utama dalam pertunjukan pekan mode tersebut adalah sepatu “trumpetto”.

Baca juga : Vanesha Priscillia Dianggap Mirip Miyabi Karena Dandan Seperti Ini

Banyak yang membicarakan, sepatu unik tersebut bukanlah desain yang paling estetis jika diedarkan di pasar mode, dan mungkin pula tidak bisa dipakai untuk keseharian.

Tetapi, jika karya ini dibuat untuk mengumandangkan kampanye demi bangkitnya dunia mode -“make fashion great again (menyadur semboyan Trump), maka “trumpetto” ini terbilang sukses.

(Png – sisidunia.com)