Home » Hiburan » Dimas Seto Akui Tak Mudah Mainkan Peran Sebagai Ustad

Dimas Seto Akui Tak Mudah Mainkan Peran Sebagai Ustad



Jakarta – Saat ini aktor Dimas Seto tengah disibukan dengan syuting stripping dalam sebuah sinetron yang tayang di RCTI. Berbeda dengan sebelumnya, pria 38 tahun ini dituntut untuk memerankan tokoh ustadz dalam sinetron berjudul Hafizah, yang tayang mulai 15 Februari 2018 pukul 18.50 WIB.

Dimas Seto Akui Tak Mudah Mainkan Peran Sebagai Ustad

Dimas Seto

Berperan sebagai seorang Ustadz, suami dari Dhini Aminarti ini mengaku kesulitan. Dalam sinetron berjudul Hafizah, Dimas Seto bahkan menganggap bahwa perannya sebagai ustadz merupakan hal yang penuh tantangan.

Baca juga : Bagaimana Kondisi Roro Fitria Usai Tertangkap Narkoba ?

“Saya sebagai ustadz disini. Ustads yang sebetulnya ustadz motivator ya, punya istri seorang dokter, dimana istrinya itu terkena musibah, sakit istrinya. Munculah sebuah drama disitu,” ujar Dimas Seto yang ditemui di kawasan Kota Legenda Cibubur, Jawa Barat, Kamis (15/2/2018).

“Tantangannya ini karena disini dia (Ustadz Hafiz) banyak adegan-adegan yang ngasih tausiah, ceritanya dia ini punya program regulerlah di sebuah stasiun tv,” tambahnya.

Berperan sebagi ustadz, tentu tak main-main dilakukan oleh pria kelahiran Jakarta tersebut. Ia bahkan mencoba belajar dan berusaha dapat menyiarkan segala macam kebaikan melalui ceramahnya, meskipun dengan persiapan yang bisa dibilang cukup sedikit.

“Nah yang di dalamnya diangkat juga konten-kontennya yang keseharian. Masalah bisnis syariah, rumah tangga, sebetulnya sering kita dengar, tapi aku untuk menyampiakan ke orang kan enggak pernah, dan disini aku harus menyampaikan dengan profesi sebagai ustadz itu tantangannya sih,” paparnya.

“Karena waktu persiapannya juga sangat mepet, karena kita harus berbicara sesuatu kayak ada tafsir didalamnya, kadang kita bicara hadist, itukan harus berhati-hati banget, pada akhirnya kita mencoba menyampaikannya meskipun itu ringan,” sambungnya.

Meski memiliki waktu sedikit, bukan berarti Dimas Seto tidak mempunyai persiapan apalagi referensi tentang isi materi yang ada dalam skenarionya. Ia bahkan mengaku sempat bertanya kepada orang yang dianggap mampu untuk membuatnya mendalami perannya tersebut.

“Ya itu tantangannya sih, karena banyak juga referensi disaat ada skenario, tanya ke orang yang lebih paham, soalnya posisinya ini kan aku juga buka ustadz, tapi orang yang masih belajar, tapi Alhamdulillah orang sekitar banyak yang mau membantu,” pungkasnya.

(Png – sisidunia.com)