Home » Sains » Penelitian, Panas Matahari Bakal Berkurang di Tahun Ini

Penelitian, Panas Matahari Bakal Berkurang di Tahun Ini



San Fransisco – Pada 2050, matahari mungkin akan menjadi lebih dingin, sebuah studi baru menjelaskan. Berdasarkan laporan laman Xinhua Net, akhir pekan lalu, periode aktivitas matahari yang rendah akan menjadikan suhu lebih rendah di Bumi.

Penelitian, Panas Matahari Bakal Berkurang di Tahun Ini

Penelitian, Panas Matahari Bakal Berkurang di Tahun Ini

Berdasarkan siklus spiral surya baru-baru ini, matahari akan menjadi 7 persen lebih dingin, atau biasa disebut sebagai grand-minimum, dalam beberapa dekade lagi, ketika para ilmuwan dari University of California, San Diego, menyatakan.

Selama grand-minimum pada pertengahan abad ke-17, suhu matahari turun cukup rendah dan bisa membekukan Sungai Thames. Namun pendinginan tidak merata di seluruh dunia. Meskipun cuaca dingin di Eropa, daerah seperti Alaska dan Greenland selatan menghangat.

Fenomena ini tampaknya menawarkan sebuah solusi alami untuk pemanasan global, tapi para ilmuwan menyanggah gagasan tersebut. Menurut mereka, efek pendinginan dari grand-minimum ini hanya bisa memperlambat pemanasan global dan tidak bisa menghentikannya.

Baca juga : Sepi Dari Pemberitaan, Inilah Foto Cantik Istri Daniel Mananta

Antara tahun 2020 dan 2070, para ilmuwan telah memperkirakan grand-minimum mungkin hanya akan menghasilkan pendinginan bumi sekitar 0,25 persen. Temuan terkait dengan matahari tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Astrophysical Journal Letters yang berbasis di Chicago.

(Png – sisidunia.com)