Home » Hiburan » Raffi Ahmad Bayar Sopirnya Lebih Mahal Dibanding Hotman Paris

Raffi Ahmad Bayar Sopirnya Lebih Mahal Dibanding Hotman Paris



Jakarta – Profesi sebagai sopir menjadi mata pekerjaan yang cukup menjanjikan di sejumlah negara. Misalnya belanda, seorang sopir bisa digaji Rp 32 juta per bulan. Sedangkan di Ameriaka Serikat, seorang sopir bisa digaji hingga Rp 60 juta per bulan.

Raffi Ahmad Bayar Sopirnya Lebih Mahal Dibanding Hotman Paris

Sopir Raffi Ahmad

Meski tak setinggi di negara-negara tersebut, gaji sopir di Indonesia untuk kalangan publik figur ternyata cukup menggiurkan juga. Sopir Raffi Ahmad yang jerih payahnya digaji dengan jumlah yang cukup fantastis.

Baca juga : Sukses Besar, Dilan 1990 Tembus 5 Juta Penonton

Bahkan gaji sopir Raffi, Bambang, mengalahkan gaji sopir dari pengacara kondang Hotman Paris.

“Ya kalau gaji enggak bisa gue omongin, tapi ya pokonya sebesar dua digit lah,” kata Bambang atau yang akrab disapa Beng-beng di Jakarta, Sabtu (10/2/2018).

Berarti jika diakumulasikan gaji yang diterima Bambang perbulannya bisa menyentuh angka Rp 10 juta ke atas. Tak sampai disitu, Bambang mengaku senang menjadi sopir pribadi suami Nagita Slavina ini. Bambang mengaku betah telah bekerja dengan Raffi selama 4 tahun.

“Enaknya kalau jadi sopirnya bos Raffi itu, misalkan terjadi masalah seperti nyenggol atau nyerempet dia orangnya cuek, paling yaudah lain kali hati-hati, coba kalau bos-bos yang lain pasti sudah abis dimarahi,” ucapnya.”Kalau dia orang asik. Jadi kita itu bener-bener dikasih pelajaran sama dia bahwa kalau bawa mobil mewah itu perlu hati-hati,” tambahnya.

Bahkan ia mengaku di ketujuh sopirnya bisa membawa mobil mewah milik Raffi.

“Kalau bos Raffi misalnya yang belum punya pengalaman biasanya diajarin pakai mobil mewah, jadi apabila sewaktu-waktu pakai mobil mewah sudah punya pengalaman, hebatnya Raffi disitu,” ucapnya.

Diketahui, sopir Hotman Paris pun digaji dengan cukup tinggi, namun tidak setinggi sopir Raffi. Sunarto, sopir pribadi Hotman Paris Hutapea mendapat gaji bulanan Rp 8 jutaan.

“Rp 8 juta perbulan, itu masih kotor ya, belum lainnya,” tambah Sunarto.

(Png – sisidunia.com)