Home » News » Komnas Anak Desak Pemberian Hukuman Untuk Siswa Yang Tewaskan Guru

Komnas Anak Desak Pemberian Hukuman Untuk Siswa Yang Tewaskan Guru



Jakarta – Murid yang memukul guru kesenian guru SMAN 1 Torjun, Ahmad Budi Cahyono, Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim) hingga tewas, tetap dihukum, hal tersebut di minta oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan, kekerasan seperti ini tidak boleh dibenarkan.

Komnas Anak Desak Pemberian Hukuman Untuk Siswa Yang Tewaskan Guru

Komnas Anak Desak Pemberian Hukuman Untuk Siswa Yang Tewaskan Guru

Jadi, kata dia, sekalipun dia masih anak-anak berusia di bawah 18 tahun tetapi dia harus tetap berhadapan dengan hukum. “Karena ia menghilangkan nyawa orang lain jadi harus bertanggung jawab. Hanya saja proses hukumnya berbeda dengan orang dewasa,” ujarnya.

Misalnya, kata dia, kalau pelaku tidak perlu ditahan maka ia tidak perlu mendekam di bui. Tetapi proses pemeriksaan tetap berjalan. Namun, kalaupun pelaku tetap ditahan, karena melakukan tindakan pidana maka dia tidak boleh dicampur dengan orang

Selain itu, kata dia, kalau proses hukumnya berjalan lewat pengadilan maka

Baca juga : Walikota Risma Ingin Ganti Kendaraan Dinasnya Dengan Mobil Listrik Buatan ITS

Sidangnya tertutup, tidak boleh terbuka. “Lalu karena dia masih anak-anak maka hukumannya tidak lebih dari 10 tahun,” katanya.

Ia berharap dengan kejadian ini menjadi refleksi harus ada perbaikan-perbaikan terhadap pola pendidikan dan pola pengasuhan di rumah dan di sekolah.

(Png – sisidunia.com)