Home » News » ITS Serius Garap Mobil Listrik Untuk Kendaraan Dinas Pesanan Risma

ITS Serius Garap Mobil Listrik Untuk Kendaraan Dinas Pesanan Risma



Jakarta – Mobil dinas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan berganti dengan mobil listrik buatan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Mobil yang dipesan dua tahun lalu ini sudah memasuki tahap desain, dan diharapkan selesai sebelum September 2018 mendatang.

ITS Serius Garap Mobil Listrik Untuk Kendaraan Dinas Pesanan Risma

Walikota Risma

Rencananya mobdin ini bisa dipakai dan dipertontonkan kepada tamu luar negeri peserta UCLG (United Cities and Local Governments) yang datang untuk mengikuti pertemuan di Surabaya pada bulan September. Termasuk peserta Start Up Nation Summit pada Desember mendatang.

Baca juga : BEM UI Bakal Pakai Uang Sendiri Untuk Berangkat Ke Asmat

“Saya ingin menunjukkan kalau saya tidak hanya bisa mewujudkan lingkungan hijau, tapi juga mendukung penggunaan mobil ramah lingkungan,” ungkap Risma, usai mengikuti hearing bersama tim dari ITS dan PT PJB, di ruang sidang walikota, Senin (5/2/2018).

Kalau sudah jadi tepat waktu, berarti Risma menjadi walikota pertama di Indonesia yang mempunyai mobil dinas bertenaga listrik. “Ini juga mendukung program Presiden Joko Widodo. Pak presiden sudah menandatangani kesepakatan Paris (Paris Agreement) tentang pengurangan emisi dan penggunaan bahan bakar dari fosil,” beber Risma.

Selama ini Risma mengaku pasrah soal urusan desain mobil yang akan digunakannya.

“Saya tidak mempermasahkan desainnya. Yang penting mobil listrik. Apapun yang disampaikan dan dikerjakan oleh walikota harus mencerminkan ramah lingkungan, termasuk mobil dinas,” beber Risma.

Jika mobdin tenaga listrik tersebut jadi, Risma berencana akan mengganti mobil dinas Pemkot Surabaya dengan mobil listrik buat ITS. “Kalau nanti ini berhasil, maka semua mobil dinas akan kami ganti dengan mobil listrik, tapi ini tidak bisa sekaligus, harus pelan-pelan. Yang lama dijual,” terangnya.

Sementara itu, Project Leader mobil listrik nasional dari ITS Indra Sidharta mengaku akan segera menyelesaikan mobdin listrik yang akan digunakan oleh Wali Kota Risma itu. Pihaknya berusaha semaksimal mungkin menuntaskan pesanan tersebut dan saat ini sudah masuk fase desain.

“Kami pastikan dulu semuanya sudah sesuai aturan dan aman,” kata Indra.

Indra juga memastikan bahwa mobdin listrik untuk Wali Kota Risma itu tidak jauh beda dengan mobil-mobil listrik ITS sebelumnya. Namun kapasitas motornya lebih besar, yaitu mencapai 100 KW.

Tentang desainnya, Indra menjelaskan, mobil tersebut mirip mobil SUV. Kendaraan ini mempunyai tiga baris tempat duduk dengan bagasi cukup luas. “Makanya terlihat besar dari mobil listik sebelumnya,” terang Indra.

Dengan kapasitas baterai dan motor yang besar, mobil ini diharapkan bisa menempuh jarak sejauh 200 kilometer dan kecepatannya bisa mencapai 200 kilomter perjam. “Itu sudah cukup kalau buat muter muter Surabaya,” imbuhnya.

Sedangkan bahan pembuatannya, lanjut Indra akan disesuaikan dengan desainya. “Bahannya kami sesuaikan dengan desain. Ada yang lokal dan luar negeri. Salah satu bahan yang harus dibeli di luar negeri adalah baterainya,” terang Indra.

Pemkot Surabaya juga mendukung PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) untuk mendirikan stasiun pengisian listrik dibeberapa titik untuk mendukung program ini. Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Wirawan mengatakan, stasiun pengisian listrik akan dibangun di Taman Surya dan kantor PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) di Ketintang Baru. “Satu lagi ditentukan nanti. Kedepannya bisa untuk umum,” kata Wirawan.

Pembangunan stasiun ini diharapkan selesai bersamaan dengan mobil listriknya itu.

(Png – sisidunia.com)