Home » News » Pengunjung Restoran Histeris Melihat Ikan Yang Digoreng Sebelum Dimakan Kembali Hidup

Pengunjung Restoran Histeris Melihat Ikan Yang Digoreng Sebelum Dimakan Kembali Hidup



Jakarta – Seorang pengunjung restoran di Hengyang, Provinsi Hunan, China baru saja ditimpa kejadian unik. Ikan goreng yang mereka pesan, tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda kehidupan ketika sebelum disantap.

Pengunjung Restoran Histeris Melihat Ikan Yang Digoreng Sebelum Dimakan Kembali Hidup

Ikan goeng yang bergerak kembali setelah digoreng

Tak selang berapa lama kemudian, ikan yang semula tampak mati itu kembali hidup hingga membuat pengunjung restoran tercengang. Momen unik ini berhasil diabadikan dan sempat menjadi viral di berbagai media sosial termasuk Weibo, sebuah situs media sosial yang hanya dapat diakses penduduk China.

Baca juga : Video, Warga Selamatkan Sapi Yang Telah Dililit Anaconda Raksasa

Seperti yang dilansir Independent, Senin (8/1/2018), dalam video tersebut terlihat jelas seekor ikan goreng tampak berkedut tepat di samping ikan goreng lainnya. Seorang pengunjung wanita pun berteriak histeris seolah tidak percaya melihat pemandangan aneh itu.

“Oh tidak, tidak, tepung yang menyelimuti ikan ini tiba-tiba retak,” teriak seorang wanita ketika hendak menyantap ikan tersebut.

Sekilas, ikan tersebut memang terlihat mati dan tidak berdaya, namun video itu berhasil menimbulkan kekhawatiran banyak orang tentang penyalahgunaan hewan yang telah dilakukan oleh pihak restoran. Mereka menganggap bahwa juru masak yang mengolah ikan tersebut tidak melakukan pekerjaannya dengan baik.

Menurut IFLScience, ikan malang tersebut sebetulnya sudah benar-benar mati dan aman untuk dikonsumsi, hanya saja ada beberapa organ di tubuhnya yang masih berfungsi. Fenomena menyeramkan ini ternyata memang sering terjadi.

“Meskipun otak dan jantung tidak berfungsi, ada sel yang masih dapat merespon rangsangan. Setelah mati, neuron motor masih dapat mempertahankan beberapa fungsi membran, dalam hal ini terjadi perbedaan muatan ion yang kemudian memicu efek domino ke sejumlah saraf sehingga menyebabkan suatu gerakan,” ujar salah satu ahli.

Sayangnya, para netizen di seluruh dunia menganggap bahwa kejadian ini murni kesalahan pihak restoran karena tidak mengolah makanan laut itu dengan baik.

Tapi jangan salah, beberapa negara sebetulnya menyajikan hewan hidup untuk dikonsumsi oleh para pengunjung restoran. Beberapa restoran di California dan New York misalnya. Mereka beberapa waktu lalu mendapat protes keras dari para aktivis pencinta hewan karena menyajikan gurita dalam keadaan hidup-hidup.

Dalam beberapa kasus, seekor gurita bahkan dibiarkan menggeliat kesakitan setelah beberapa tentakelnya dipotong untuk disajikan kepada para pengunjung. Kondisi tersebut akan dibiarkan begitu saja hingga pengunjung lain datang memesannya.

PETA bahkan telah meluncurkan petisi untuk melarang peredaran jenis makanan tersebut di berbagai restoran di Amerika Serikat. Organisasi ini mengklaim bahwa gurita merupakan salah satu jenis invertebrata. Hewan ini memiliki kecerdasan di atas rata-rata, sehingga dapat merasakan sakit seperti halnya hewan mamalia.

(Png – sisidunia.com)