Home » Gaya Hidup » Mengapa Suara Kentut Tiap Orang Berbeda ? Ini Jawabannya

Mengapa Suara Kentut Tiap Orang Berbeda ? Ini Jawabannya



Jakarta – Sudah pasti pernah mengeluarkan kentut, setiap manusia yang hidup. Produksi gas di perut dan usus adalah bahasa medisnya dari kentut atau flatus. Sebagian dari gas ini terdiri dari gas yang terkandung dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Mengapa Suara Kentut Tiap Orang Berbeda ? Ini Jawabannya

Mengapa Suara Kentut Tiap Orang Berbeda ? Ini Jawabannya

Sementara itu, terkadang membuat jengkel orang lain kentut yang identik dendan bau dan suaranya. Padahal, kentut adalah hal yang lumrah dan dibutuhkan oleh setiap manusia.

Inilah Faktor Kenapa Suara Kentut Bisa Berbeda-beda pada Setiap Orang

Namun, pernahkah Anda menerka alasan di balik berbeda-bedanya suara kentut? Ternyata perbedaan suara tersebut memiliki penjelasan dan bukan sekadar suara yang keluar saja. Asal suara kentut yang berbeda ternyata berada pada saat gas tersebut diproduksi di perut, hal ini merangkum dari berbagai sumber.

Penyebab Suara Kentut Berbeda-Beda Setiap Orang

1. Posisi Bokong

Ketika gas berada dalam perut, otot di usus dan kolon berkontraksi agar bisa menggerakkan gas ke arah anus. Nah, suara kentut itu sendiri disebabkan oleh getaran otot yang paling dekat dengan anus. Otot yang disebut dengan sfingter dan posisi bokong ketika kentutlah yang menyebabkan suara kentut berbeda.

2. Posisi Duduk Ketika Melepaskan Kentut

Selain faktor itu, ternyata masih ada faktor lainnya yang bisa membuat suara kentut berbeda-beda. Suara kentut bisa bervariasi tergantung makanan dan minuman, saluran pencernaan, kekuatan otot, bahan pakaian dalam yang dikenakan, dan posisi Anda duduk ketika melepaskan kentut.

Kentut memang hal yang wajar, tapi jika suara dan baunya menyengat busuk, maka orang-orang yang berada di sekitar Anda bisa terganggu. Cara pertama yang bisa Anda lakukan agar suara kentut bisa terkontrol yaitu dengan mengubah pola makan. Anda bisa memasukan rempah-rempah tertentu, seperti jinten, ketumbar, dan kunyit agar bisa mengurangi frekuensi dan volume kentut. Adapun mengonsumsi yoghurt juga bisa membantu mengembalikan keseimbangan bakteri usus.

Kesimpulannya, setiap saat suara kentut Anda akan terus berbeda, juga bisa dikarenakan bahan pakaian dalam yang dikenakan berbeda, makanan dan minuman yang mengandung gas berbeda, dan posisi duduk yang tidak sama ketika kentut.

(Png – sisidunia.com)