Home » News » Cabuli 41 anak, Polisi Jerat Oknum Guru Dengan Hukuman Kebiri

Cabuli 41 anak, Polisi Jerat Oknum Guru Dengan Hukuman Kebiri



Jakarta – Kepolisian Resort Kota Tangerang telah menambahkan hukuman kebiri kepada oknum guru honorer Wawan Sutiono alias Babeh (49) yang telah menyodomi 41 anak dibawah umur.

Cabuli 41 anak, Polisi Jerat Oknum Guru Dengan Hukuman Kebiri

Ilustrasi

Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif mengatakan, pasal tambahan tersebut yakni Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2016.

Baca juga : Pemerintah Akan Putuskan Penambahan Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

“Pada pasal tersebut, pelaku akan dihukum kebiri secara kimia atau pemasangan alat deteksi kepada pelaku,” ujar Sabilul, Senin (8/1/2018).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, pihaknya juga menjerat pelaku dengan Pasal 82 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Menurut Wiwin, kedua pasal tersebut dimasukkan dalam kasus yang menjerat Babeh lantaran jumlah korban tindak kekerasan seksual yang dilakukan Babeh terbilang banyak. Terlebih, puluhan anak tersebut masih berusia diantara 6 sampai 15 tahun. Bahkan, tidak sedikit para korban tersebut merupakan kakak beradik yang turut menjadi korban Babeh.

“Korbannya sudah sangat banyak. Dari awalnya laporan 25 anak kini bertambah menjadi 41 anak. Semoga tidak ada penambahan lagi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, polisi berhasil meringkus Babeh di kediamannya di Kampung Sakem, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang pada 20 Desember 2017 lalu.

Hingga kini, korban pencabulan oleh pelaku tercatat ada sebanyak 41 anak berusia 6 hingga 15 tahun yang menjadi korban pencabulan oleh Babeh. Adapun sekitar 29 anak diantaranya telah menjalani visum.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

(Png – sisidunia.com)