Home » Gaya Hidup » Awas, Zodiak Ini Diramalkan Ciong di Tahun Anjing

Awas, Zodiak Ini Diramalkan Ciong di Tahun Anjing



Jakarta – Sesuai dengan kalender Tionghoa, tahun 2018 adalah tahun dengan shio anjing. Anjing adalah hewan bersahabat dan pintar sesuai karakternya. Namun jika menemukan ancaman yang membahayakan baginya anjing juga cenderung menyerang.

Awas, Zodiak Ini Diramalkan Ciong di Tahun Anjing

Awas, Zodiak Ini Diramalkan Ciong di Tahun Anjing

Karena itu, siapapun di tahun anjing ini dituntut untuk tetap bersemangat, bekerja keras, mawas diri terhadap semua bahaya yang ada. Ahli Aurametaphysics dan Konsultan Spiritual, Jeng Frolin, menjelaskan sesuai dengan peruntungan rasi bintang, ada sejumlah zodiak yang beruntung di tahun anjing. Namun ada gambar yang kurang menggembirakan bagi salah satu zodiak. Apa saja?

“Zodiak bersinar tahun ini Pisces, Gemini, Sagitarius dan Leo,” jelas Frolin kepada.

Di tahun ini, keempat zodiak itu memiliki keberuntungan. Dari sisi hambatan, empat zodiak itu memiliki tingkat kesulitan paling rendah.

Lalu saat ditanya, zodiak apa yang paling menjadi ciong atau sial, Frolin menjawab zodiak itu adalah Taurus. Taurus juga sedang menurun dari sisi kesehatan di tahun ini.

“Saya melihat Taurus yang paling kurang beruntung. Selain kesehatan, asmara pada Taurus jika memiliki kekasih, tahun ini bisa jadi putus,” ujar Frolin.

Baca juga : Bunga Zainal Disindir Netizen Lagi Gara-gara Unggah Status Ini

Untuk keseluruhan zodiak dalam bidang karir harus lebih pandai mencari celah peluang bisnis, hal itu di jelaskan oleh Frolin. Siapa yang bisa melakukan komunikasi dan lobi terbaik, maka dia akan mendapatkan keuntungan.

“Tahun anjing ini secara keseluruhan banyak peluang bisnis bagi siapapun. Anjing itu kan pergerakannya gesit, kalau ayam kan acak-acak. Maka kalau anjing lebih friendly sigap bisa berhati-hati kalau ada sesuatu yang kurang beres,” jelasnya.

Di tahun anjing, Frolin juga menyarankan agar seluruh zodiak bisa berhemat untuk berinvestasi. Kemudian untuk kesehatan, berbagai macam penyakit infeksi seperti demam juga masih melanda masyarakat secara keseluruhan.

“Dan bencana alam juga masih terjadi seperti banjir. Maka jaga lingkungan demi kepentingan bersama itu akan lebih baik,” kata Frolin.

(Png – sisidunia.com)