Home » Otomotif » Jika Mesin Mobil “Overheat” Lakukan Hal Ini

Jika Mesin Mobil “Overheat” Lakukan Hal Ini



Jakarta – Musim liburan Natal dan tahun baru sudah tiba. Berlibur ke luar kota bersama keluarga atau mudik ke kampung halaman, adalah rutinitas yang selalu dilakukan masyarakat Indonesia.

Jika Mesin Mobil "Overheat" Lakukan Hal Ini

Jika Mesin Mobil “Overheat” Lakukan Hal Ini

Pergi menggunakan mobil pribadi masih menjadi pilihan, sebab selain praktis bisa juga menghemat pengeluaran, dibandingkan menggunakan moda transportasi lain, seperti kereta api hingga pesawat terbang.

Nah, untuk mengecek kondisi mobil sebelum berangkat buat yang berpergian menggunakan mobil pribadi tidak ada salahnya. Paling umum, bawa ke bengkel untuk dicek secara menyeluruh agar perjalan lebih aman dan nyaman.

Namun, perlu diperhatikan juga kondisi mesin jangan sampai terjadi overheat karena kondisi jalan pada musim libur seperti ini sudah pasti padat.

Riecky Patrayudha, Assistant to Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pernah berbincang dengan KompasOtomotif beberapa waktu lalu, soal mobil dalam kondisi overheat. Menurut dia, jangan panik dan langsung matikan mesin.

“Berhenti di tempat yang sekiranya aman, lalu tunggu 15 sampai 20 menit, buka kap mesin. Setelah itu, baru boleh dilanjutkan membuka tutup air radiator,” kata Riecky.

Baca juga : Daftar 7 Film Yang Terlaris di Indonesia

Usai membuka, cek apakah air radiator kosong atau penuh. Apabila tidak ada airnya maka diisi lagi, kemudian kembali menyalakan mesin mobil sampai indikator temperatur normal.

“Minimal sampai tempat posko atau bengkel terdekat. Setelah itu, minta dicek oleh mekanik yang lebih mengerti untuk memastikan masih bermasalah atau tidak,” ucap dia.

Apabila masih bermasalah, maka harus diganti komponen yang rusak. “Kalau tidak diganti bisa membahayakan diri sendiri, lebih baik dicek untuk memastikan kondisinya,” ujar Riecky.

(Png – sisidunia.com)