Home » Gaya Hidup » Begini Cara Atasi Si Kecil Yang Main Gadget Terus

Begini Cara Atasi Si Kecil Yang Main Gadget Terus



Jakarta – Pasti nyesek rasanya saat si kecil maunya main handphone melulu di liburan seperti sekarang ini. Padahal biasanya anak kita jarang banget pegang handphone.

Begini Cara Atasi Si Kecil Yang Main Gadget Terus

Ilustrasi

Pada saat liburan seperti ini, memang kita bisa kumpul bareng keluarga. Banyak anak kecil yang berkumpul jadi satu. Sayangnya, nggak semua anak seperti anak kita yang dibatasi banget main gadget-nya. Terus bagaimana mengatasinya?

Baca juga : Masih Ragu Gunakan Behel Gigi? Ini Manfaatnya

“Saat kumpul keluarga mungkin sepupu, teman, om, tante, semua main handphone. Sehingga kesepakatan kita terkait penggunaan handphone oleh si kecil jadi sulit,” ujar psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, di talkshow dan seminar bertema ‘Menggali Potensi Bunda di Era Digital dalam Mendukung Generasi Maju’ beberapa waktu lalu.

Biasanya si kecil cuma main handphone satu jam, ini jadi berjam-jam. Iya, soalnya dia mendapat pinjaman dari teman, sepupu, dan keluarga yang lain. Susah juga kalan kalau mau ambil handphone-nya, nanti si anak malah jadi tantrum dan jejeritan.

Ya, kalau di rumah sih okelah ya, Bun, jejeritan. Tapi ini kan lagi liburan di tempat keluarga besar. Lagipula kayaknya susah banget ya membentengi satu anak biar nggak kelamaan main gadget, sementara anak-anak yang lain semuanya main gadget.

“Pada saat tantrum, sebaiknya ditenangkan, lalu diajak melakukan aktivitas lain. Ketegasan itu harus, kesepakatan harus tetap,” sambung Nina, panggilan akrabnya.

Nah, kalau anak protes gimana, kenapa sepupunya boleh main handphone sementara dirinya nggak boleh. “Kita beri pengertia keluarga lain melakukan karena orang tuanya beda. Kalau anak bunda sih aturannya seperti ini. Maaf ya, Nak, aturan bunda nggak begitu,” saran Nina.

Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah dengan membuat anak sibuk selain menggunakan gadget. Jadi kata Nina, kita harus kreatif Bun membuat mainan agar anak sibuk.

“Main tebak kata, petak umpet, dan lain-lain sama anak-anak. Kalau dapat pengalihan aktivitas mereka senang kok. Jadi jangan hanya batasi, tapi carikan alternatif kegiatan yang seru. Tegaskan bahwa kita punya aturan, nggak bisa karena anak nangis dan marah lalu dikasih apa yang dia inginkan,” tutur Nina.

Apa ada cara lain agar anak nggak kebanyakan main handphone saat liburan seperti ini?

(Png – sisidunia.com)