Home » News » Seorang Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas di Dalam Mobilnya

Seorang Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas di Dalam Mobilnya



Bekasi – Seorang Sopir ditemukan tewas di dalam mobilnya, jenis Avanza warna silver bernomor polisi B 1992 UIM di tengah Jalan Raya Cipendawa RT 02 RW 03, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Rabu (13/12/2017).

Seorang Pengemudi Ditemukan Tewas di Dalam Mobilnya

Gambar Ilustrasi

Korban yang diketahui bernama Maman Suherman (41) warga Kampung Pedurenan RT1/11, Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi. Korban yang diduga seorang pengemudi taksi online itu ditemukan warga tewas di dalam mobilnya, sekitar pukul 07.30 wib.

“Dia ditemukan tewas oleh dua orang warga yang hendal melintas di lokasi. Dalam kondisi mobilnya berada di tengah jalan dan menyala, namun persenelingnya mobil di posisi parkir,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Erna, Rabu (13/12/2017).

Menurut Erna, saksi di lokasi menjelaskan pada saat menemukan korban tewas awalnya, beberapa warga terlebih dahulu memindahkan mobilnya yang berhenti di tengah jalan untuk dibawa ke pinggir. Kemudian warga langsung mengecek korban.

“Para saksi yang ada di lokasi mencoba memastikan keadaan korban. Tapi, saat mengetok pintu mobilnya berkali-kali, tak merespons. Akhirnya, warga melaporkan kasusnya ke Polsek Bekasi Timur yang tak lama langsung datang ke lokasi,” jelas Erna.

“Anggota memastikan korban meninggal dunia setelah terpaksa membongkar pintu mobilnya yang terkunci dari dalam, dan memang sudah tak bernapas dengan posisi duduk bersandar dibangku pengemudi,” sambung Erna.

Lebih jauh, diakui Erna, setelah memastikan kondisi korban benar tewas lalu, anggota dilokasi berkoordinasi tim identifikasi Polres Metro Bekasi Kota guna proses olah TKP dan identifikasi korban.

“Hasil identifikasi tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Gan guna penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan ksmatiannya jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi agar dilakukan pemeriksaan secara medis (visum et repertum),” tandas Erna.

Adapun hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani Polsek Bekasi Timur, guna penyelidikan lebih lanjut dan memastikan penyebab kematiannya. (png – sisidunia.com)