Home » Hiburan » Band Potret Akan Menambah Dua Personil Lagi

Band Potret Akan Menambah Dua Personil Lagi



Jakarta – Dalam pagelaran musik The 90’s Festival “Big Reunion” 3rd Edition, grup band Potret menjadi salah satu pengisi acara. Dalam acara yang digelar pada Sabtu (25/11/2017) di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat itu, Potret mengaku sudah melakukan banyak persiapan untuk penampilannya. Memperkaya aransemen musik dan sound adalah salah satunya.

Band Potret Akan Menambah Dua Personil Lagi

Band Potret Akan Menambah Dua Personil Lagi

Untuk itu, band yang beranggotakan Melly Goeslaw (vokal), Anto Hoed (bass), Aksan Sjuman (drum), Nikita Dompas (gitar), dan Merry Kasiman (keyboard, piano) ini, akan menambah dua personil lagi di posisi gitar dan kibor di atas panggung The 90’s Festival.

“Pertimbangannya menambah dua pemain lagi, keyboard dan gitar adalah karena sebenarnya kalau aransemen lagu-lagu Potret terutama yang semakin baru itu sound-nya semakin banyak, karena kita lebih mengulik sound,” terang Mery Kasiman di Pisa Kafe.

“Dan kalau di panggung kita berlima, kayaknya kosong banget. Akhirnya itu salah satu pertimbangan kita nambahin pemain gitar dan keyboard. Sebenernya biar sound-nya lebih ke cover dan kurang lebih sama kayak yang di rekaman,” lanjutnya lagi.

Di The 90’s Festival nanti, Potret siap memanjakan para pengunjung dengan sekitar 12 nomor andalannya. Mery juga berjanji akan memberikan banyak kejutan di atas panggung The 90’s Festival.

“Bocorannya kita akan mainkan sekitar 12-13 lagu yang pasti yang ngehits kita bawain. Ada beberapa materi yang mungkin baru tahun lalu, dua single “Gimana Caranya” dan “Positif”, cuma mungkin untuk pastinya nonton saja sih biar surprise,” kata Mery lagi.

Dalam pagelaran musik tersebut, tampil pula sederet artis generasi 1990-an baik dalam negeri maupun luar negeri seperti Sixpence None The Richer, Dewa 19 feat Ari Lasso, The Groove, hingga Kla Project, siap mengajak pengunjung hanyut dalam suasana nostalgia.

Tak hanya band, kegiatan yang pernah populer di era 1990-an pihak penyelenggara juga menyediakan aktivitas-aktivitas yang identik di tahun 1990-an sebagai penawar rindu.

(Png – sisidunia.com)