Home » Hiburan » Netizen Kecam Penonton Yang Lecehkan Penari Bali

Netizen Kecam Penonton Yang Lecehkan Penari Bali



Jakarta – Terbaru warganet tenga dihebohkan dengan aksi beberapa pemuda yang sedang menari erotis dengan gerakan tak senonoh. Dalam video yang tenah viral tersebut pemuda itu menirukan gerakan hubungan badan dengan seorang penari.

Netizen Kecam Penonton Yang Lecehkan Penari Bali

Netizen Kecam Penonton Yang Lecehkan Penari Bali

Sang penari itu pun terlihat pasrah dan tidak berani melawan. Aksi pemuda tersebut disebut-sebut dilakukan dalam tradisional Bali yang dikenal dengan sebutan joget bumbung. Joget ini menjadi tari pergaulan masyarakat Bali yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 1940-an.

Diketahui, joget bumbung sering menampilkan penari yang mempunyai paras cantik yang mengundang penonton pria maupun wanita untuk diajak menari bersama. Godaan dari mereka pun harus diatasi oleh sang penari. Namun aksi yang dilakukan pemuda tersebut dinilai sudah kelewatan.

Baca juga : Sulli Sambut Natal Dengan Unggahan Foto Menggoda

Sontak netizen meminta untuk pemuda yang terekam dalam video viral itu ditangkap. Apalagi aksi tersebut dilakukan di depan banyak anak kecil.

“Porno aksi ini, depan anak2 di bawah umur lgi, melanggar UU, langsung di tangkap aja ini parah aii…” tulis salah seorang netter. “Ini penyelenggara event nya bagaimana??pelecehan budaya ini..miris,” sahut netter lain.

“Gilakkkk saraf ini loh seni nari adat lah kok malah gt dsr mesum,” balas netter lain. “Kaya begini mah CYDUK. Tangkep jgn ksh ampun. Bikin malu aja,” tambah netter lainnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali Dewa Made Mahendra Putra mengaku prihatin. Ia berharap agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terkait acara itu.

“Tarian itu bernama joget bumbung. Ini asli budaya Bali. Acara itu dikemas untuk korban pengungsi Gunung Agung,” ujar Dewa Made dilansir BeritaDewata pada Jumat (24/11). “Tetapi ternyata ada unsur pornonya. Ini budaya, untuk amal, tetapi ada unsur pornonya. Kita sangat menyayangkan itu.”

(Png – sisidunia.com)