Home » News » Aneh, Kuda Ini Dipenjara Karena Tendang Mobil

Aneh, Kuda Ini Dipenjara Karena Tendang Mobil



Brasil – Akibat perbuatannya, biasanya hewan tak bisa dijerat hukum. Namun, di Nossa Senhora Aparecida, wilayah timur laut Brasil, hal seperti itu tak berlaku. Polisi setempat memenjarakan Faceiro, seekor kuda, selama hampir 24 jam setelah dituduh menendang mobil seseorang hingga rusak.

Aneh, Kuda Ini Dipenjara Karena Tendang Mobil

Aneh, Kuda Ini Dipenjara Karena Tendang Mobil

Faceiro dikurung di kantor polisi mulai Minggu malam hingga Senin sore untuk memenuhi keinginan pemilik mobil yang meminta agar hewan itu dikurung hingga dia menerima uang ganti rugi.

Video yang memperlihatkan Faceiro yang dikurung di sel milik polisi militer memicu berbagai komentar di media sosial.

Menurut pemilik Faceiro, William dos Santos, keputusan polisi memenjarakan kuda miliknya itu amat keterlaluan dan berlebihan.

“Seorang teman bertanya meminta izin saya untuk mengajak kuda itu berjalan-jalan dan saya tak melihat ada masalah meminjamkan kuda itu kepada dia,” ujar William.

“Saat teman saya sedang menunggang Fceiro, kuda itu tiba-tiba terkejut dan menendang mobil milik seorang perempuan,” tambah dia.

“Perempuan itu menelepon polisi dan polisi menangkap kuda saya lalu membawanya ke kantor polisi,” lanjut William.

Berada di balik jeruji besi seperti seorang pelaku kriminal, William mengaku amat terkejut saat datang ke kantor polisi melihat kuda miliknya itu.

“Selain itu, dia tak diberi makan dan minum yang cukup dan sama sekali tak bisa bergerang di ruang sempit itu,” tambah William.

“Saya membawakan makanan pada Minggu malam, tetapi polisi tak mengizinkan saya memberi makan pada Senin pagi,” ujar dia.

Polisi membantah telah memperlakukan kuda itu semena-mena. Meski demikian, William tetap melaporkan kepolisian ke organisasi perlindungan dan kesejahteraan hewan setempat.

William tetap menyangkal tuduhan yang menyatakan Faceiro telah menendang mobil seseorang hingga rusak. Polisi bersikukuh hanya akan melepaskan kuda itu jika William berjanji akan membayar biara perbaikan mobil tersebut.

Meski kasus ini amat unik, kepala kepolisian Sergipe, Jonathan Evangelista mengatakan, penahanan kuda itu merupakan sebuah prosedur normal.

“Tentu saja normal menahan kuda itu. Kami sudah melakukan investigasi untuk mengetahui apa yang terjadi sebelumnya,” kata Evangelista.

(Png – sisidunia.com)