Home » Hiburan » Sutradara Paranormal Activity Mengaku Tak Berminat Lagi Mengerjakan Film Horor

Sutradara Paranormal Activity Mengaku Tak Berminat Lagi Mengerjakan Film Horor



Los Angeles – Di dunia perfilman horor Film Paranormal Activity pertama kali tayang pada 2007 dan langsung menjadi mahakarya tersendiri. Film tersebut menginspirasi banyak sineas untuk menggarap berbagai film horor berjenis “found footage” dengan resep serupa.

Sutradara Paranormal Activity Mengaku Tak Berminat Lagi Mengerjakan Film Horor

Sutradara Paranormal Activity Mengaku Tak Berminat Lagi Mengerjakan Film Horor

Di luar kesuksesan Paranormal Activity sebagai film horor fenomenal hingga sekuel-sekuelnya dikerjakan, sutradara Oren Peli yang menggarap film pertama, di masa depan ia mengaku tak tertarik lagi untuk menyutradarai film horor.

Kepada siaran podcast Post Mortem, Oren Peli mengungkapkan hal tersebut. “Saya agak ingin hanya mengeluarkan uang dan selesai (setelah Paranormal Activity),” Peli mengakui.

Sang sutradara film horor lalu melanjutkan, “Saya tersedot ke dalam (memproduseri) sekuel Paranormal Activity, lalu saya makan siang bersama Steven Spielberg dan dia berkata, ‘Ayo kita mengerjakan sebuah serial TV bersama-sama.’ Dan kami mengerjakan The River.”

Barulah setelah itu Peli mengutarakan kejenuhannya dengan film-film horor. “Pada titik ini, saya sangat bosan. Tapi saya tidak melihat itu akan terjadi dalam waktu dekat. Saya harus benar-benar menyukai sesuatu sehingga saya akan menyerahkan kehidupan damai saat ini, dan kembali ke dunia penyutradaraan yang gila. Saya sangat senang tidak harus menghadapi hal itu beberapa hari ini,” katanya.

Baca juga : Gara-Gara Pacar, Aktris Dhea Imut Nyaris Berhijab

Sejak debutnya di film pertama, Peli memang tak menyutradarai sekuel-sekuel Paranormal Activity. Namun, ia mengerjakan film berjenis serupa berjudul Area 51 yang kental dengan nuansa alien. Sayangnya, film tersebut hanya dirilis dalam jumlah terbatas di bioskop dan VOD.

“Saya agak memiliki kesempatan yang berbeda untuk membuat saya tersedot kembali. Dan kemudian saya berpikir, ‘Ya, saya bisa menemukan sesuatu untuk disutradarai.’ Saya mengirim banyak naskah. Ada satu yang benar-benar saya sukai yang berjudul ‘Eliza Graves’. Itu akhirnya menjadi sangat kacau secara hukum dan proyek itu gagal,” tutup Peli.

(Png – sisidunia.com)