Home » Sport » Bonek Sindir PT LIB Tak Profesional

Bonek Sindir PT LIB Tak Profesional



Bekasi – Secara mendadak venue babak delapan besar yang melibatkan Persebaya Surabaya dipindah, hal tersebut dianggap cukup mengejutkan. Bonek pun menyindir PT Liga Indonesia Baru (LIB) tak profesional dalam mengelola sepak bola Indonesia.

Bonek Sindir PT LIB Tak Profesional

Bonek Sindir PT LIB Tak Profesional

Walaupun hanya menukar stadion yang jaraknya tidak begitu jauh, namun hal tersebut sangat berdampak bagi suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania. Bonek menganggap jika penyelenggara sudah tidak siao dengan kedatangan ribuan Bonek ke Bekasi, terlebih dari pihak keamanan di sana.

“Pemindahan tempat pertandingan dengan alasan keamanan. Seharusnya pihak panitia penyelenggara sudah memikirkan sejak jauh hari soal keamanan disana dan diperhitungkan sejak awal, bukan malah seperti ini,” ujar pentolan Bonek Mania, Hasan Tiro.

Hal yag sama diungkapkan oleh Bonek dari Banjarsugihan, Didin. Dia menilai bahwa alasan PSSI melalui surat yang diedarkan oleh PT LIB, sebenarnya hanya alasan klasik, yakni selalu terjadi ketidaksiapan soal keamanan di sana.

“Di dalam surat PT LIB tertulis masalah keamanan, ini sepertinya alasan klasik Polres Kota Bekasi tidak siap kedatangan dulur-dulur Bonek. Makanya persebaya dipindahkan ke Cikarang yang notabene daerah industri,” ujar Didin.

Mereka berdua masih tetap meyakini, meski tempat pertandingan harus dipindah dan di mana pun pertandingan itu digelar, Bonek bakal tetap akan datang demi mengawal Persebaya.

“Tapi bagi Bonek di mana pun laga itu digelar, bonek siap memadati stadion tersebut. Di mana Kau Berada, di Situ Kami Ada,” kata mereka.

Di sisi lain, mereka juga meminta kepada para Bonek yang berangkat ke Bekasi untuk sanggup menjaga ketertiban. Karena PSSI tidak akan main-main bakal mendiskualifikasi jika terjadi kerusuhan.

“Kami mengingatkan lagi kepada dulur-dulur bonek yang uang sakunya minim, lebih baik berdoa dan mendukung Persebaya dari rumah. Karena ancaman PSSI tidak main-main, klub yang membuat rusuh akan didiskualifikasi dan tentunya kita tidak ingin hal tersebut terjadi,” ucapnya.

(Png – sisidunia.com)