Home » News » Bill Gates Minta Kecerdasan Buatan Harus Dibatasi

Bill Gates Minta Kecerdasan Buatan Harus Dibatasi



New York – Khususnya di era digital saat ini, perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sudah dalam kehidupan sehari-hari.

Bill Gates Minta Kecerdasan Buatan Harus Dibatasi

Bill Gates Minta Kecerdasan Buatan Harus Dibatasi

Kecerdasan buatan memang memiliki dua sisi. Memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari melakukan pencarian dan pemetaan di internet, bantuan suara sampai mobil, atau perangkat yang berjalan tanpa secara otomatis.

Sisi lainnya, AI akan menciptakan ‘peristiwa terburuk dalam sejarah peradaban manusia kalau tidak bisa mengendalikannya’.

Tiga tokoh terkemuka dunia, pendiri SpaceX dan Tesla, Elon Musk, pendiri Microsoft, Bill Gates dan ilmuwan Inggris Stephen Hawking, menegaskan AI harus dibatasi.

Mereka menganggap AI dapat menyebabkan Perang Dunia III. Bahkan, mengutip CNBC, Selasa, 7 November 2017, Gates mengusulkan AI dan robotika harus dikenai pajak penghasilan.

Namun, ada pula yang menentang pembatasan AI. Adalah pendiri Facebook Mark Zuckerberg yang terang-terangan optimistis tentang masa AI yang akan membantu aktivitas manusia.

Baca juga : Wow, Sneakers Gading Ini Harganya Belasan Juta

Tak hanya itu, Anthony Levandowskin mantan insinyur Google dan Uber, telah mengajukan dokumen untuk mendirikan Gereja Way of the Future kepada Pemerintah Negara Bagian California, Amerika Serikat, pada 2015.

Tujuan didirikannya gereja ini, untuk menyembah teknologi yang namanya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menjadikannya Tuhan di masa depan.

(Png – sisidunia.com)