Home » News » Rumah Sakit Jiwa di Korea Ini Menjadi Tempat Uji Nyali

Rumah Sakit Jiwa di Korea Ini Menjadi Tempat Uji Nyali



Jakarta – Sebuah rumah sakit jiwa yang sudah tak terpakai bernama Gongjiam menjadi fenomena di Korea Selatan. Banyak yang penasaran melakukan uji nyali di bangunan terlantar ini. Tak hanya warga Korea tapi juga para turis.

Rumah Sakit Jiwa di Korea Ini Menjadi Tempat Uji Nyali

Gongjiam

Gedung tua kosong bekas rumah sakit jiwa ini kabarnya berhantu. Kejadian aneh terjadi saat rumah sakit jiwa ini mendadak ditutup setelah pasien dan staf rumah sakit mati mendadak.

Baca juga : Transplantasi Lengan Pertama di Asia Dilakukan Mahasiswa Ini

Bangunan bekas rumah sakit jiwa Gongjiam disebut sebagai salah satu tempat paling berhantu di Korea Selatan. Gedung tua ini berada di dekat kota kecil Gwangju, sebelah tenggara Seoul, Korea Selatan.

Dulunya gedung ini digunakan untuk rumah sakit jiwa. Tapi karena seluruh pasien dan staf rumah sakit mati mendadak, rumah sakit jiwa ini pun langsung ditutup mendadak dan pemiliknya pindah ke luar negeri.

Pihak rumah sakit tak memberikan penjelasan yang masuk akal kepada keluarga korban sehingga keluarga korban mulai berspekulasi akan penyebab para korban meninggal. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa ada dokter gila di rumah sakit yang menjadikan para pasien sebagai kelinci percobaannya hingga mereka semua mati. Kabar ini dipercaya masyarakat karena mereka semua meninggal mendadak. Bahkan para staf rumah sakit pun meninggal saat sedang duduk di meja kerjanya. Hiiiii….

Kabar lainnya mengatakan bahwa sebenarnya penyebab para pasien dan staf meninggal adalah karena buruknya sistem sanitasi di dalam rumah sakit. Kondisi ekonomi yang buruk berpengaruh ke rumah sakit hingga akhirnya sang pemilik memilih menutup rumah sakit jiwa dan pindah keluar negeri. Gedung rumah sakit pun terlantar.

Karena gedung rumah sakit jiwa ini sangat populer, banyak yang menjadikannya sebagai ajang uji nyali. Tak cuma warga Korea tapi juga para turis dan fotografer. Meski sebenarnya sudah dilarang masuk, mereka tetap nekat masuk. Bagian depan rumah sakit telah disegel namun para turis bisa menemukan jalan masuk lain.

Bagian dalam bekas rumah sakit jiwa tentunya gelap dan kotor karena sudah tak digunakan lagi selama bertahun – tahun. Suasananya juga menyeramkan. Di dalam gedung ditemukan barang – barang pasien, kertas dan map para pegawai rumah sakit, baju dokter yang masih digantung rapi. Semuanya terlihat seperti buru – buru ditinggalkan.

Para peserta uji nyali juga kadang mendapat kejutan karena beberapa bagian di tubuh tiba-tiba berdarah seperti karena ditusuk kuku tajam. Tentunya mereka langsung lari ketakutan setelah mengalami kejadian aneh ini. Warga sekitar rumah sakit jiwa pun tak banyak yang mau bercerita mengenai bangunan berhantu bekas rumah sakit jiwa. (seph – sisidunia.com)