Home » News » WNI di Marawi Ditangkap Lantaran Diduga Kelompok Militan Maute

WNI di Marawi Ditangkap Lantaran Diduga Kelompok Militan Maute



Jakarta – Kepolisian Filipina menangkap satu Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Muhammad Ilham Sahputra (32) lantaran diduga terkait dengan kelompok militan Maute.

Kapolda Banten Minta Warga Tetap Tenang Terkait Selebaran Teror

Ilustrasi

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyatakan Ilham ditangkap saat aparat kemanan Filipina melakukan penyisiran terhadap kelompok teroris di Marawi. Saat penangkapan itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya Granat dan Pistol.

Baca juga : Seorang Wanita Berkelamin Ganda di Tegal Lahirkan Anak Pertama

“Kemudian barang bukti yang ditemukan pada saat penangkapan saudara Ilham ada beberapa barbuk diantaranya, granat, pistol, paspor indonesia atas nama KH, dan beberapa lembar mata uang asing,” kata Martinus saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/11/2017).

Terkait penangkapan Ilham, Martinus mengungkapkan otoritas Filipina telah berkordinasi dengan Pemerintah Indonesia. Kemudian, Indonesia juga tetap melakukan pemantauan kepada WNI yang ditangkap oleh otoritas Filipina.

“Ini menjadi hal patut dan wajar antara hubungan antar negara,” ucap Martinus.

Sebetulnya, diakui Martinus, polri sempat merilis adanya salah satu kematian WNI atas nama Ilham dalam pertempuran yang dilakukan militer Filipina saat memberangus kelompok teroris di wilayah Marawi.

Hal itu, kata Martinus diperkuat dengan adanya penemuan paspor atas nama saudara Ilham. Tetapi, dia menyebut memang tak ditemukan jasad dari Ilham ketika itu.

“Diketahui, dia (Ilham) merupakan WNI pada april 2017 lalu kita merilis bahwa ada dugaan seorang wni dalam pertempuran yg dilakukan militer Filipina

Dari situ kami ingin katakan karena yang didapatkan paspor dan kemudian tidak ditemukan mayat yang bersangkutan diduga pada saat itu telah meninggal dunia,” papar Martinus mengakhiri.

(Seph – sisidunia.com)