Home » Hiburan » Rp 200 Juta Untuk Satu Jam Aksi Panggung Deddy Corbuzier

Rp 200 Juta Untuk Satu Jam Aksi Panggung Deddy Corbuzier



Jakarta – Deddy Corbuzier, siapa yang tidak mengenal sosok sang pesulap profesional. Dia dikenal publik lewat aksi-aksi apik-nya dalam memainkan sulap. Bahkan pria berkepala plontos ini sempat mendapatkan penghargaan sebagai mentalist terbaik di dunia pada 2010 lalu.

Rp 200 Juta Untuk Satu Jam Aksi Panggung Deddy Corbuzier

Rp 200 Juta Untuk Satu Jam Aksi Panggung Deddy Corbuzier

Dalam suatu kesempatan saat bermain sulap, Deddy pun mengungkap berapa bayaran yang diterima. Dalam aksi sulapnya diatas panggung Deddy sendiri dapat menghasilkan Rp200 juta dalam satu jam aksi di atas panggung. Hal itu pun diungkapkan Deddy dalam youtube channelnya yang berjudul ‘Ayah Saya Hanya Supir Bemo’.

Video yang berdurasi 15 menit itu tampak dirinya tengah hadir dalam sebuah acara festival yang bertaraf internasional sembari memberikan sebuah motivasi. Bahkan Deddy Corbuzier juga sempat memperlihat aksi sulapnya

“Dan satu jam show yang saya berikan permainan seperti itu harganya adalah 200 juta rupiah. Jadi kalau anda memanggil saya untuk main seperti itu satu jam tapi ya,” ungkap Deddy Corbuzier.

Ayah satu anak itu melanjutkan bahwa sejak empat tahun lalu, ia justru menghentikan aksi sulapnya meski pendapatannya berkurang kala itu. Dirinya pun sedikit berkelakar maksud berhentinya ia lantaran Pak Tarno kala itu lebih terkenal ketimbang dirinya.

“Tapi 4 tahun yang lalu I stop performing magic, artinya pendapatan saya berkurang secara drastis. Kenapa saya stop karena Pak Tarno lebih terkenal dari pada saya,” candanya.

Selain itu, pria 40 tahun ini juga sedikit menyinggung masa lalunya bahwa ia bukan lahir dari keluarga kaya. Ayahnya asaja sebagai seorang supir mikrolet dan sang ibu sebagai penjahit rumahan. Tapi ia bersyukur hidup di suatu keluarga yang luar biasa. Namun suatu ketika ia memutuskan untuk menjadi seorang pesulap terkenal.

Baca juga : Titi Kamal Kebingungan Soal Nama Untuk Sang Buah Hati

“Saya lahir dari keluarga yang amat sederhana, ayah saya datang dari Bayuwangi ke Jakarta pertama kali sebagai supir mikrolet, ibu saya penjahit rumahan. Dan saya hidup di kedua orang tua saya yang luar biasa. Dan tidak bisa berpikir seperti orang kaya lainnya,” jelasnya.

Di masa kejayannya sebagai pesulap profesional, Deddy sendiri mengatakan bahwa dirinya sanggup menghasilkan uang perbulan sampai Rp 2 Milyar. Kembali berkelakar, Deddy berani menyebutkan nilai tersebut lantaran ia baru diperiksa pajak.

“Jadi pada saat itu penghasilan saya luar biasa fantastisnya minimal penghasilan saya perbulan 2 M lah. Kenapa saya berani ngomong disini karena saya kemarin baru diperiksa tukang pajak and then I stop,” tandasnya.

(Png – sisidunia.com)