Home » News » Awas, Jalan Rusak di Porong Sudah Banyak Memakan Korban

Awas, Jalan Rusak di Porong Sudah Banyak Memakan Korban



Sidoarjo – Jalan Raya Porong lama kondisi sangat memprihatinkan, jalan yang panjangnya 700 meter tersebut rusak dan memerlukan perbaikan.

Awas, Jalan Rusak di Porong Sudah Banyak Memakan Korban

Awas, Jalan Rusak di Porong Sudah Banyak Memakan Korban

Jalan yang rusak itu tepatnya berada setelah exit tol Porong ke arah Malang hingga pintu masuk tanggul penahan lumpur titik 21 dan arah sebaliknya di Desa Siring Kecamatan Porong.

Menurut pantauan lapangan, Senin (23/10/2017), jalan tersebut rusak bergelombang, berlubang, dan permukaan jalan menggelembung dengan ketinggian kurang lebih 20 cm.

Baca juga : Raja Dangdut Mengadu Ke Bawaslu Usai Partainya Tak Lolos Pemilu

Menurut Humas Pelaksana Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (PPLS) Hengky Listeria Adi, jalan tersebut sudah lama rusak. Pihaknya juga sering tambal sulam memperbaiki jalan itu.

“Di Jalan Raya Porong lama yang berdekatan dengan tanggul penahan lumpur ini sering mengalami penurunan permukaan (subsidence), namun tidak terlalu banyak,” ujar Hengky saat dihubungi detikcom.

Subsidence yang terjadi, menurut Hengky, tidak signifikan. Setiap tiga bulan sekali hanya sekitar 1-3 cm. Yang paling parah penurunannya terjadi tepatnya dari tol buntung ke arah barat.

“Tanah di sekitar Jalan Raya Porong lama sifatnya labil, bahkan di sisi barat yang berdekatan dengan rumah pompa malah pernah terjadi retak-retak dengan lebar retakan mulai dari 5-50 cm. Namun saat ini sudah di lakukan penambalan,” kata Hengky.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Porong Lama untuk berhati-hati.

“Kurangi kecepatan pada saat melintas di Jalan Raya Porong lama, karena banyak jalan yang berlubang dan bergelombang,” kata Wahyu.

Wahyu menjelaskan, meski sudah ada rambu jalan rusak, namun waga diharapkan tetap waspada dan memikirkan keselamatan diri.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan balai besar jalan tersebut, dengan melaporkan secara detail kerusakannya,” jelasnya.

Menurut Mulyono, salah satu pengemudi dumk truk yang setiap hari melintas di Jalan Raya Porong Lama, jalan ini kerap rusak meski kerap pula diperbaiki.

“Jalan ini sering rusak dan kami berharap segera untuk diperbaiki secara pemanen agar kendaraan kami tidak sering rusak. Apalagi saat ini penghasilan sangat minim, kalau ada kerusakan truk lha kita rugi,” katanya.

Sedangkan warga Porong, Samsul yang setiap harinya mangkal berjualan kopi, mengatakan bahwa hampir setiap hari ada kecelakaan di jalan rusak ini terutama pada malam hari.

“Yang kecelakaan biasanya motor. Hampir tiap malam ada yang celaka, minima terpeleset. Empat hari lalu malah ada yang luka berat dan dilarikan ke rumah sakit,” kata Samsul.

(Png – sisidunia.com)