Home » Techno » Keren, Pengguna Kini Bisa Menjelajahi Planet Lain Dengan Google Maps

Keren, Pengguna Kini Bisa Menjelajahi Planet Lain Dengan Google Maps



Jakarta – Masyarakat biasanya menggunakan layanan Google Maps untuk mencari rute jalan di seluruh bumi. Namun, sekarang Google Maps bahkan bisa menjelajahi berbagai planet di luar angkasa.

Keren, Pengguna Kini Bisa Menjelajahi Planet Lain Dengan Google Maps

Keren, Pengguna Kini Bisa Menjelajahi Planet Lain Dengan Google Maps

Selain Bumi, Google telah menambahkan Merkurius, Venus, Mars, sampai Pluto di daftar planet yang bisa ditelusuri di Maps. Termasuk, planet kerdil bernama Ceres bisa diintip di layanan peta buatan Google tersebut.

Tak hanya itu, bahkan sekelas satelit alami planet juga turut ditambahkan tersedia di Maps. Sebut saja, Bulan, Io, Europa, Ganymede, Mimas, Enceladus, Dione, Rhea, Titan, dan Iapetus.

Sayangnya, fitur ini hanya tersedia di Maps versi browser, tidak tersedia pada versi aplikasinya. Untuk menikmatinya, pengguna hanya perlu masuk ke Maps lalu pilih zoom out secara maksimal, nanti akan muncul berbagai pilihan planet yang bisa ditelusuri di sebelah kiri tampilan.

“Sekarang, Anda bisa mengunjungi tempat-tempat tersebut -bersama dengan banyak planet dan bulan lainnya- di Google Maps melalui komputer. Agar lebih menyenangkan, coba zoom out dari Bumi sampai Anda di luar angkasa,” tulis Google, Kamis (19/10/2017).

Wujud planet sampai satelit alami tersebut berkat kerja sama Google dengan astronomi bernama Björn Jónsson. Ia berjasa mengumpulkan data peta untuk Europa, Ganymede, Rhea, dan Mimas yang bekerja dengan citra kepunyaan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan Badan Antariksa Eropa (ESA).

Selain itu, data visual benda luar angkasa itu juga hasil misi dari pesawat antarika Cassini yang telah mengungkap rahasia Saturnus beserta bulan-bulannya. Cassini telah mengirim setengah juta gambar ke Bumi, yang kemudian para ilmuwan mengolah data tersebut.

Google telah menambah pengalaman untuk menjelajah Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) beberapa waktu yang lalu. Visual tempat kerja para astronot berbagai negara itu ditampilkan.

(Png – sisidunia.com)