Home » Sport » Choirul Huda Meninggal Lantaran Mengalami Hypoxia

Choirul Huda Meninggal Lantaran Mengalami Hypoxia



Lamongan – Meniinggalnya penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda, menjadi pukulan bagi pencinta sepakbola Indonesia. Huda yang berprofesi sebagai penjaga gawang sekaligus kapten tim berjuluk Joko Tingkir tersebut meninggal dunia pada hari Minggu (15/10/2017). setelah menjalani pertandingan menghadapi Semen Padang.

Choirul Huda Meninggal Lantaran Mengalami Hypoxia

Choirul Huda Meninggal Lantaran Mengalami Hypoxia

Sebelumnya, Huda mengalami benturan dengan rekannya sendiri ketika akan menangkap bola. Sesaat setelah insiden tersebut, ia masih sadarkan diri dan tampak kesulitan bernafas. Tim medis bergegas melarikannya ke rumah sakit dr. Soegiri Lamongan.

Ia mengalami hypoxia dan dinyatakan meninggal pada pukul 17.15 WIB.

Baca juga : Barcelona Ikut Buruh Virgil van Dijk

Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso tak menyangka jika pertandingan menghadapi Semen Padang adalah pertandingan terakhir bagi pemain andalannya tersebut.

“Saya benar-benar nggak menyangka ini tadi penampilan terakhirnya,” ucap Aji Santoso mengiringi kepergian Huda.

Kehilangan Huda tentu saja paling berat dirasakan keluarganya. Namun Indonesia juga ikut merasa kehilangan pemain yang sudah membela Persela sejak 1999 tersebut.

Tak lama setelah kabar kepergian Huda, nama ‘Choirul Huda’ langsung menggema di media sosial. Nama tersebut langsung menjadi trending topic dalam perbincangan di media sosial Twitter. Kebanyakan dari mereka memanjatkan doa untuk Huda. Beberapa jam setelah kepergian Huda terpantau terdapat hampir 50 ribu cuitan untuk ‘Choirul Huda’.

(png – sisidunia.com)