Home » Techno » Sempat Tren di Era 90-an, Tamagotchi Kini Hadir Lagi

Sempat Tren di Era 90-an, Tamagotchi Kini Hadir Lagi



Jakarta – Untuk anak-anak yang lahir era tahun 90-an tentu akrab dengan namanya Tamagochi, mainan ini memiliki binatang peliharaan virtual yang berbentuk perangkat genggam berlayar LCD ini.

Sempat Tren di Era 90-an, Tamagotchi Kini Hadir Lagi

Sempat Tren di Era 90-an, Tamagotchi Kini Hadir Lagi

Akhir-akhir ini, perusahaan mainan Bandai America berniat memasarkan kembali Tamagotchi secara global seiring dengan tren retro yang mengemuka. Produk tersebut akan dijual dalam jumlah yang terbatas mulai 5 November mendatang dan dibanderol 15 dollar AS atau sekitar Rp 210.000 per buah.

“Sekarang sedang ada tren besar dengan nostalgia dekade 90-an, jadi (Tamagotchi) sejalan dengan apa kami lihat sedang terjadi di pop culture,” ungkap Liz Grampp, VP Marketing and Brand Management Bandai America.

Sebelumnya, produk ulang Tamagochi pada kantor pusat Bandai di Jepang telah lebih dulu mengumumkan. Reaksi tersebut membuat konsumen ternyata gegap gempita sehingga Bandai memutuskan untuk turut menghadirkan kembali Tamagotchi di negara-negara lain.

Pada tahun 1996 inilah Tamagotchi pertama kali diluncurkan di Jepang, lalu menyusul dirilis di Amerika Serikat setahun setelahnya. Produk ini mencatat penjualan global sebanyak 82 juta unit secara keseluruhan.

Produk Tamagotchi yang lahir kembali ini berbentuk lebih kecil dibanding dulu, tapi rupa fisiknya yang serupa telur, berikut layar LCD monokrom untuk menampilkan sosok binatang peliharaan virtual, tetap dipertahankan.

Baca juga : AI Kini Juga Dibenamkan di Situs Dewasa, Untuk Apa ?

Ada enam jenis Tamagotchi, masing-masing berisi binatang peliharaan yang berbeda. Untuk bermain, pengguna mesti “mengurus” sang virtual pet dengan memberi makan, mengajak jalan-jalan, dan lain-lain melalui serangkaian tombol yang tersedia.

“(Tamagotchi) menyentuh emosi dasar manusia untuk merawat. Semua orang suka memelihara binatang kecil. (Tamagotchi) menyenangkan dan imut-imut, langsung menarik hati,” ungkap Grampp.

Nitendo dan Atari juga merilis ulang produk tahun 90an selain perusahaan milik Bandai.

(Png – sisidunia.com)